Seorang warga Pekalongan menjadi korban penipuan dengan modus paket hilang. Kejadian berawal ketika korban menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai kurir, menginformasikan bahwa paket yang ia pesan hilang. Nama dan nomor resi yang disebutkan pelaku sesuai dengan pesanan korban, sehingga korban tidak curiga.
Pelaku kemudian menawarkan pengembalian dana dan mengirimkan kode QRIS untuk dipindai. Tanpa disadari korban, pemindaian tersebut justru membuat saldo rekeningnya berkurang sebesar Rp202.000, bukan bertambah. Selama proses ini, pelaku melakukan panggilan video untuk mengarahkan setiap langkah transaksi sambil terus memaksa korban agar segera melakukannya. Korban mengaku merasa seperti terhipnotis dan mengikuti instruksi tanpa sempat berpikir panjang.
Tidak berhenti di situ, pelaku kembali menghubungi korban dengan nomor berbeda dan mengirimkan kode QRIS baru dengan nominal lebih besar. Namun kali ini korban mulai curiga, terlebih setelah mengecek nomor tersebut di aplikasi GetContact dan menemukan bahwa nomor tersebut memang dikenal sebagai penipu.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat menerima pesan atau panggilan dari pihak yang mengaku kurir, terutama jika diminta memindai kode QRIS atau melakukan transaksi yang tidak jelas tujuannya.
Penulis: Agung Kabiro Pekalongan
Sumber: #pekalonganinfo *fp