Sesama “Kuli Tinta”, Mengapa Harus Saling Benci? Ini Pesan Penting bagi Insan Pers

Sidoarjo – detikperistiwa.co.id

Di tengah derasnya arus informasi dan persaingan media digital yang semakin ketat, muncul fenomena yang memprihatinkan di kalangan insan pers. Sesama jurnalis yang sering disebut sebagai “kuli tinta” justru terkadang terlibat konflik, saling menjatuhkan, bahkan saling benci.

Padahal, profesi wartawan memiliki tugas mulia sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. Pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan publik, menyuarakan kepentingan rakyat, serta menjaga transparansi.

Banyak kalangan menilai bahwa perbedaan media, organisasi, ataupun kepentingan seharusnya tidak menjadi alasan bagi sesama wartawan untuk saling bermusuhan. Justru sebaliknya, solidaritas antar jurnalis sangat diperlukan untuk menjaga marwah dan profesionalitas dunia pers.

Seorang praktisi media mengatakan bahwa wartawan pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yakni mencari dan menyampaikan kebenaran. Oleh karena itu, persaingan seharusnya dilakukan secara sehat, dengan mengedepankan etika jurnalistik serta saling menghormati.

“Sesama kuli tinta seharusnya saling mendukung, bukan saling menjatuhkan. Kita semua bekerja di bidang yang sama, menghadapi tantangan yang sama, bahkan sering berada di lapangan yang sama,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa di era digital saat ini, tantangan bagi jurnalis semakin berat. Selain menghadapi hoaks, wartawan juga dituntut untuk bekerja cepat, akurat, dan tetap memegang teguh kode etik jurnalistik.

Karena itu, membangun kebersamaan antar wartawan dinilai sangat penting. Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar, namun harus disikapi secara dewasa dan profesional.

Harapannya, para insan pers dapat terus menjaga persatuan dan solidaritas. Dengan begitu, profesi wartawan tetap dihormati oleh masyarakat dan mampu menjalankan fungsinya sebagai penyampai informasi yang terpercaya.

Pada akhirnya, pesan sederhana namun penting bagi para jurnalis adalah: sesama kuli tinta adalah rekan seperjuangan. Tidak ada alasan untuk saling membenci, karena tujuan utama pers adalah menyuarakan kebenaran untuk kepentingan masyarakat luas.