KARANGASEM | detikperistiwa.co.id
Menjelang perayaan dua hari besar keagamaan yang berdekatan, Kepolisian Resor Karangasem menggelar kegiatan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) “Ketupat Agung – 2026”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kanya Badra Paramartha Polres Karangasem. Pada Selasa, 10 Maret 2026.
Acara dibuka langsung oleh Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Taufan Rizaldi, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh PJU, Kapolsek Jajaran, dan 78 personel yang terlibat dalam latihan.
Operasi Ketupat Agung tahun ini memiliki tantangan khusus karena mencakup pengamanan Hari Raya Nyepi Caka 1948 sekaligus Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Operasi pemeliharaan keamanan ini direncanakan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 13 hingga 25 Maret 2026, dengan mengerahkan sebanyak 133 personel.
Dalam amanatnya, Kapolres Karangasem menekankan empat tujuan utama operasi: Menjaga kekhusyukan ibadah Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif selama Nyepi dan Lebaran. Memastikan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas). Menekan angka kriminalitas serta fatalitas kecelakaan lalu lintas.
Kapolres juga menyoroti beberapa potensi kerawanan yang dipicu oleh peningkatan mobilitas masyarakat, antara lain: Kemacetan dan Kelangkaan BBM: Dampak dari arus mudik, silaturahmi, dan kunjungan wisata. Kriminalitas Konvensional: Mengantisipasi tindak pidana seperti Curat, Curas, Curamor, dan penyalahgunaan narkoba/miras. Gesekan Sosial: Antisipasi kesalahpahaman antar kelompok pemuda saat tradisi pengarakan Ogoh-ogoh di hari Pengrupukan.
“Siapkan mental, fisik, serta disiplin tinggi. Ikuti latihan ini dengan serius agar setiap personel memiliki pedoman yang jelas saat bertugas di lapangan,” tegas AKBP I Made Santika saat membuka kegiatan.
Kegiatan Lat Pra Ops diakhiri dengan pemberian materi teknis oleh para instruktur kepada personel sebagai bekal kesiapan operasional di lapangan.
Sby


