Karangasem | detikperistiwa.co.id
Menjunjung tinggi kearifan lokal melalui kolaborasi pengamanan yang solid, jajaran Polsek Bebandem bersama unsur Pecalang Desa Adat Budakeling sukses mengawal seluruh rangkaian upacara Pelebon Abra Ida Pedanda Gede Ketut Putra Kawan (Griya Kauhan Budakeling), ada Rabu, (18/2/2026).
Kegiatan pengamanan ini menjadi bukti nyata sinergitas antara kepolisian dengan pengamanan adat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kapolsek Bebandem, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suastawan, S.H., M.H., turun langsung memimpin personel untuk berkolaborasi dengan Pecalang di titik-titik krusial sepanjang rute menuju Setra.
”Kami mengedepankan kerja sama yang harmonis dengan Pecalang Desa Adat. Pembagian tugas dilakukan secara merata, mulai dari pengaturan arus lalu lintas di persimpangan hingga pengawalan iring-iringan Padma dan Lembu agar prosesi keagamaan ini berjalan tanpa hambatan,” ujar AKP I Gusti Ngurah Bagus Suastawan.
Sebanyak 16 personel Polsek Bebandem disebar bersama 12 petugas Pecalang untuk melakukan penyekatan dan pengaturan di Simpang 3 Budakeling, Simpang 3 Linggasana, dan jalur Saren Kauh. Kolaborasi ini sangat efektif mengingat besarnya antusiasme krama yang ikut mengiringi jenazah menuju peristirahatannya yang terakhir.
Ritual yang dipuput oleh sejumlah Ida Pedanda tersebut berlangsung sangat khidmat. Petugas di lapangan tampak bahu-membahu mengatur kendaraan agar warga yang beribadah tetap merasa nyaman dan aman.
Puncak acara yang dimulai pukul 13.10 WITA hingga iring-iringan tiba di Setra Desa Adat Budakeling pada pukul 13.30 WITA dilaporkan berjalan dengan tertib. Kapolsek Bebandem memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Pecalang atas koordinasi yang baik selama kegiatan berlangsung.
”Keamanan wilayah yang kondusif ini adalah hasil dari komitmen kita bersama antara Polri dan masyarakat adat dalam menjaga nilai-nilai luhur tradisi di Kecamatan Bebandem,” pungkas Kapolsek.
Sby


