Media Visit Siswa SMPN 6 Semarang  Dalami Kerja Redaksi Pertelevisian Di TVRI Jawa Tengah

Https//detikperistiwa.co.id

Media Visit, Siswa SMPN 6 Semarang Dalami Kerja Redaksi Pertelevisian di TVRI Jawa Tengah

Semarang/detikperistiwa.co.id
Sekira dua jam dari 50 peserta Ekstrakulikuler Jurnalistik Siswa SMPN 6 Semarang berkesempatan menyaksikan langsung dapur pelaksanaan penyiaran di Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jawa Tengah di kawasan Jl. Pucanggading Raya, Mranggen, Demak. Suasana cerah di hari Rabu (25/9/2024) membawa semangat bagi para peserta dalam mendalami materi Ekstrakurikuler Jurnalistik yang selama ini didapatkan di sekolah.

Sambutan hangat Novel Anri Ramadhan selaku Pranata Humas dari pihak TVRI Jawa Tengah diwakilkan para Mahasiswa PPL dari Universitas Diponegoro dalam Kunjungan Industri ini. Setidaknya ada tiga bagian yang dipersilakan pihak TVRI untuk bisa dipelajari oleh peserta kunjungan. Pertama Studio 1 yang sedang menyiarkan secara rekaman program Dangdut bertajuk AGOGO (Ayo Goyang-Goyang). Selanjutnya ruang kontrol dimana semua syuting diolah dan dikemas kemudian ditampilkan dalam layar kaca televisi untuk dinikmati pemirsa di rumah. Untuk sesi kedua para peserta diajak menyaksikan siaran berita TVRI Jawa Tengah bertajuk JTT (Jawa Tengah Terkini) yang dipandu penyiar cantik Eunike Azarya Bella Naseri yang sapa akrab Mbak Bella.

Keseruan muncul saat sesi tanya jawab dengan Mbak Bella oleh para peserta Kunjungan Industri dari Siswa SMPN Semarang. Dengan lugas dan gamblang Mbak Bella pun menjawab antusiasme pertanyaan. Axel Aulian Sandi sebagai salah satu penanya menyampaikan bidang keilmuan apa untuk menjadi presenter yang baik. “Salah satunya adalah tentang komunikasi. Kebetulan saya dulu jurusan Ilmu Komunikasi yang diajarkan Publik Speaking. Dan publik speaking ini menjadi penting dikuasai oleh pekerja seperti saya sebagai penyiar berita. Mungkin sekarang lebih banyak untuk tayangan podcast. Bahkan dibanyak kesempatan publik speaking penting bisa diterapkan. Maka adik-adik bisa belajar mengenai itu (publik speaking), apalagi kalau mau menjadi presenter berita,” papar Bella.

Lukman Wibowo selaku Guru Ekstrakulikuler Jurnalistik SMPN 6 Semarang menekankan pentingnya Kunjungan Industri ini bagi siswa. “Harapannya bahwa belajar jurnalistik tidak hanya secara teori, namun juga praktek. Dan kegiatan ini jadi ajang pendalaman kompetensi para siswa mengenai jurnalistik, sebelum mereka menggeluti betul bagaimana produksi kegiatan jurnalistik itu berlangsung,” pungkasnya.

Sebagai informasi bahwa, di SMPN 6 Semarang ada kegiatan ekstra jurnalistik yang dipandu oleh team berpengalaman dalam bidangnya. Sudah 4 edisi majalah “Janur Spesix” yang di hasilkan, tentunya majalah tersebut merupakan buah karya dari siswa siswi jurnalis muda di SMPN 6, jadwal terbit majalah setiap 6 bulan sekali. Saat ini, “Janur Spesix” masih di edarkan khusus untuk kalangan sendiri ataupun di civitas akademika SMPN 6 Semarang.

(Arif Pramudyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya?