Bireuen – detikperistiwa.co.id
Sebanyak 740 mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, diserahkan kepada Bupati Bireuen untuk diterjunkan ke 26 Gampong di 12 Kecamatan yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
KKM Tahap II Angkatan XXVIII Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 ini dilepas di halaman Kantor Bupati Bireuen, Senin, 19 Januari 2026.
Penyerahan mahasiswa KKM dilakukan oleh Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd kepada Bupati Bireuen diwakili oleh Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT.ysng selanjutny diserahkan kepada Camat.
Rektor Umuslim, Dr. Marwan, M.Pd menjelaskan, sebelumnya pada masa tanggap darurat bencana, sebanyak 183 mahasiswa telah lebih dahulu mengikuti KKM Tahap I di Kecamatan Peusangan, Peusangan Selatan, dan Jangka.
Total peserta KKM Umuslim tahun ini mencapai 923 orang dari berbagai program studi.
Pada KKM tahap pertama, mahasiswa terlibat langsung membantu penyeberangan warga, penyaluran bantuan logistik, pendidikan darurat, layanan kesehatan, hingga dapur umum di gampong-gampong terdampak,” ujar Marwan.
Untuk KKM Tahap II, mahasiswa disebar ke 12 kecamatan, yakni Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Jangka, Kutablang, Kota Juang, Jeumpa, Peulimbang, Peudada, Jeunieb, Simpang Mamplam, dan Samalanga.
Marwan berharap, kehadiran mahasiswa selama satu bulan di desa-desa dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan sosial pascabencana, sejalan dengan program “Mahasiswa Berdampak” dari Kemendikti Saintek.
Mahasiswa kami diharapkan mampu membantu meringankan beban masyarakat, mengajar anak-anak, mendukung layanan kesehatan, serta mengaplikasikan ilmu pengetahuan sesuai ilmu yang telah saudara peroleh,” ujarnya
Dr.Marwan juga berpesan kepada Mahasiswa agar tidak meninggalkan shalat .mungkin bencana yang terjadi dikarnakan kita lypa pada Allah pemilik sekalian alam.oleh karna jangan lupa shalat 5 waktu.” Pesannya
Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT menegaskan, pelaksanaan KKM tahun ini memiliki makna penting karena berlangsung di tengah proses pemulihan pasca bencana.
“Mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga misi kemanusiaan. Jadikan KKM sebagai pengabdian nyata untuk membantu masyarakat ” ujar Razuardi.
Ia menambahkan, KKM merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan kontribusi konkret Universitas Almuslim dalam mendukung pembangunan daerah. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan dan menerapkan ilmu dan keterampilan, serta pengalaman yang dioeroleh pada jurusan masing – mssiing.
Kegiatan tersebut turut dihadiri wakil Rektor, jajaran pimpinan Universitas Almuslim, para kepala SKPK Kabupaten Bireuen,Ketua Pelaksana KKM Drs.Syarkawi MED dan para camat dari 12 kecamatan, dosen pembimbing, serta seluruh mahasiswa peserta KKM.
WAR.N


