BIREUEN –Detikperistiwa.co.id
SMA Negeri 1 Kuala, Kabupaten Bireuen, mengawali kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan upacara pembukaan yang dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama bersama Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Provinsi Aceh serta penyerahan sarana Pojok Baca, Senin (13/7/2026).
Bertindak sebagai pembina upacara, Dr. Nazaruddin, S.Ag., S.S., M.LIS, putra daerah kelahiran Bireuen yang saat ini merupakan dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Ia juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Aceh sekaligus Ketua Bidang Digitalisasi Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Aceh.
Dalam amanatnya, Dr. Nazaruddin mengajak seluruh peserta didik baru untuk menjadikan MPLS sebagai langkah awal membangun karakter, kedisiplinan, semangat belajar, serta budaya literasi. Menurutnya, membaca adalah fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sementara pemanfaatan teknologi digital harus diarahkan untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua PW ISNU Aceh Dr. Muazzinah, M.PA, Sekretaris PW ISNU Aceh Dr. Rahmad Syah Putra, M.Pd., M.Ag., serta Koordinator Digitalisasi PW ISNU Aceh Dr. Nazaruddin, M.LIS.
Pada kesempatan yang sama, SMA Negeri 1 Kuala dan PW ISNU Aceh menandatangani perjanjian kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, penguatan budaya literasi, serta pengembangan sumber daya manusia di lingkungan sekolah.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, PW ISNU Aceh juga menyerahkan bantuan sarana Pojok Baca kepada SMA Negeri 1 Kuala. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca siswa sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, inspiratif, dan kaya literasi.
Kepala SMA Negeri 1 Kuala, Nurul Aini, S.Pd., M.A.P, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PW ISNU Aceh atas dukungan yang diberikan kepada sekolah. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah positif dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas melalui penguatan literasi dan pemanfaatan teknologi digital.
“Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
(Erna)












