Jaga Situasi Kamtibmas Agar Tetap Kondusif, Polsek Bebandem Intensifkan Blue Light Patrol Menyusuri Wilayah Rawan

Karangasem | detikperistiwa.co.id 

​Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan jalanan, personel Polsek Bebandem menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) melalui Blue Light Patrol (Patroli Cahaya Biru) di wilayah hukum Polsek Bebandem. Pada Minggu malam (19/7/2026).

 

​Patroli yang dimulai pukul 21.00 WITA hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bebandem, AKP I GNB. Suastawan, S.H., M.H., selaku penanggung jawab kegiatan, didampingi Kanit Intelkam Ipda I Wayan Sudibia selaku Perwira Pengawas (Pawas), serta melibatkan personel piket jaga fungsi Polsek Bebandem.

 

​Kapolsek Bebandem, AKP I GNB. Suastawan menjelaskan bahwa patroli malam dengan menyalakan lampu rotator biru ini menyasar sejumlah titik rawan kriminalitas, daerah rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas), serta pusat aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polsek Bebandem.

 

​”Kami menyusuri sepanjang Jalan Kuncara Giri, Desa Bebandem, hingga ke Banjar Dinas Kayu Putih. Fokus kami adalah melakukan pemantauan intensif di jalur-jalur sepi guna mencegah terjadinya laka lantas dan gangguan kamtibmas yang menonjol,” ujar AKP Suastawan.

 

​Selain memantau jalur utama, tim patroli juga menyambangi area Pasar Bebandem. Berdasarkan pantauan petugas di lapangan, situasi di sekitar pasar dan pertokoan setempat masih relatif sepi menjelang aktivitas pasar esok pagi. Penerangan di sekitar lokasi dinilai cukup memadai, dan arus lalu lintas terpantau landai.

 

​Melalui kegiatan ini, Polsek Bebandem juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mempererat kerja sama dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

 

​Hingga patroli berakhir, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Bebandem terpantau dalam keadaan aman, kondusif, serta nihil ditemukan adanya insiden maupun gangguan keamanan yang berarti.

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain