Tekan Penyakit Masyarakat, Polres Karangasem Gelar Latpra Ops Pekat Agung 2026

KARANGASEM | detikperistiwa.co.id 

Menjelang dimulainya Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) Agung 2026, Kepolisian Resor (Polres) Karangasem menggelar Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) di Aula Kanya Badra Paramartha Polres Karangasem. Pada Senin, (20/7/2026).

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Karangasem, Kompol I Nyoman Widiarsa, S.H., mewakili Kapolres Karangasem, serta dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Karangasem, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel yang terlibat dalam operasi. Acara diawali secara simbolis dengan pengalungan tanda Instruktur dan Peserta Latpra Ops.

 

Dalam sambutannya, Kompol I Nyoman Widiarsa menyampaikan bahwa Operasi Pekat Agung 2026 merupakan operasi terbuka yang mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum (gakkum) serta bantuan operasi.

 

“Operasi ini akan berlangsung selama 16 hari, terhitung mulai tanggal 22 Juli hingga 6 Agustus 2026, dengan melibatkan 50 personel Polres Karangasem,” ungkap Kabag Ops.

 

Berdasarkan data kepolisian, tercatat adanya peningkatan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebesar 8% pada Semester I Tahun 2026 dibandingkan periode yang sama di tahun 2025. Fenomena ini dipicu oleh motif ekonomi, pola hidup instan, serta banyaknya pendatang tanpa keterampilan yang memadai, sehingga memicu maraknya penyakit masyarakat (pekat).

 

“Penyakit masyarakat seperti judi, prostitusi, miras ilegal, premanisme, pungli, hingga narkoba—baik yang melibatkan WNI maupun WNA—sangat meresahkan. Operasi ini bertujuan memberikan efek jera, melindungi generasi muda, dan menjaga kondusivitas wilayah Karangasem,” tegasnya.

 

Di akhir arahan, Kabag Ops menekankan kepada seluruh personel untuk selalu berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dan peraturan perundang-undangan, terutama saat melakukan upaya paksa seperti penggeledahan atau penangkapan, guna menghindari kesalahan prosedur.

 

Kegiatan Latpra Ops kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis dan taktis oleh masing-masing Kasatgas untuk memantapkan kesiapan personel di lapangan.

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain