Lhokseumawe – detikperistiwa.co.id
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Kelompok 49 dari Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar kegiatan sosialisasi sadar lingkungan di SDN 1 Muara Satu Gampong Bathupat Timur, Kota Lhokseumawe. Kegiatan yang dipimpin oleh ketua KKN Tiara Chania Citra ini dilaksanakan bersama kepala sekolah Safariah, S.Pd, dan diikuti oleh seluruh siswa serta guru sekolah, dengan tujuan meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan mahasiswa ini didukung oleh Geuchik Desa Batuphat Timur, yaitu pak Fakhruddin, S.Ag.
Diharapkan kegiatan mahasiswa ini dapat membentuk karakter siswa-siswi SD sejak dini tentang kesadaran dalam menjaga lingkungan agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, jelas Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN PPM Unimal Kelompok 49, Cindenia Puspasari S.I.P.,M.Soc.Sc.
Kepala sekolah Safariah, S.Pd, juga menyampaikan apresiasinya pada kegiatan mhsw KKN PPM Kelompok 49, Terimakasihnya atas inisiatif mahasiswa Unimal yang tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga mengajak siswa untuk berpikir kritis dan bertindak nyata dalam menjaga lingkungan sekolah. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memperkuat karakter siswa sebagai agen perubahan sejak dini, serta menjadi cermin sinergi antara dunia kampus dan dunia pendidikan dasar. “Terimakasih adek adek sudah bersedia dengan senang hati untuk datang dan memberikan ilmu nya”, ungkap Kepala Sekolah SDN 1 Muara Satu.
Dalam sosialisasi tersebut, para mahasiswa mengajak siswa-siswi SDN 1 Muara Satu untuk memahami peran aktif mereka dalam menjaga lingkungan sekolah dan sekitarnya, melalui praktik sederhana seperti pembuangan sampah pada tempatnya, jenis jenis sampah, larangan membuang sampah sembarangan, pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta penanaman tanaman hijau di area sekolah.
Selain itu, beberapa mahasiswa KKN Kelompok 49 yang menjadi narasumber juga memberikan materi interaktif yang menekankan pada dampak negatif dari perilaku tidak peduli lingkungan, serta dampak positif jangka panjang dari menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.
Kegiatan ini dilakukan dengan teknik partisipatif, yang mana para siswa diajak berdiskusi, bermain kuis tema lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa berharap kegiatan ini dapat membawa kontribusi dalam menumbuhkan kesadaran kolektif siswa sejak dini terhadap pentingnya lingkungan sehat sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
(Y)


