Bireuen – detikperistiwa.co.id
Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas (RPRLB) bersama petani di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh, mengajukan permohonan bantuan benih jagung kepada sejumlah lembaga kemanusiaan dan mitra pertanian di Amerika Serikat melalui International Channel Foundation. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan sektor pertanian pasca banjir setelah kebutuhan benih jagung, menurut mereka, belum terpenuhi.
Ketua Umum RPRLB, Arizal Mahdi, mengatakan sekitar dua bulan lalu dirinya bertemu dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen untuk mengajukan permohonan bantuan benih jagung bagi petani di Kecamatan Jangka yang terdampak banjir.
Menurut Arizal, dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pertanian menyampaikan bahwa pihaknya belum memiliki stok benih jagung yang dapat disalurkan kepada petani di Kecamatan Jangka.
“Kami menerima penjelasan bahwa benih jagung belum tersedia. Sementara para petani membutuhkan benih untuk kembali mengolah lahan setelah banjir. Karena itu kami memilih mencari solusi lain agar musim tanam tidak terus tertunda,” kata Arizal.
Ia menjelaskan bahwa keterlambatan memperoleh benih berpotensi menghambat pemulihan ekonomi masyarakat karena sebagian besar warga Kecamatan Jangka menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian.
Atas kondisi tersebut, RPRLB bersama masyarakat Kecamatan Jangka kemudian mengajukan permohonan bantuan benih jagung melalui International Channel Foundation kepada sejumlah lembaga kemanusiaan dan mitra pertanian di Amerika Serikat.
Arizal menegaskan bahwa langkah tersebut bukan untuk mengesampingkan peran pemerintah daerah, melainkan sebagai ikhtiar agar para petani segera memperoleh benih dan dapat kembali menanam.
“Kami berharap ada kepedulian dari berbagai pihak. Yang kami perjuangkan bukan kepentingan organisasi, melainkan kepentingan para petani agar dapat kembali bekerja, meningkatkan produksi pangan, dan memulihkan perekonomian keluarga pasca banjir,” ujarnya.
RPRLB berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pertanian dapat memberikan penjelasan mengenai ketersediaan stok benih jagung, mekanisme penyalurannya, serta langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan untuk membantu petani terdampak banjir di Kecamatan Jangka.
Hingga berita ini disusun, Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan tersebut. Redaksi memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Bagi petani di Kecamatan Jangka, bantuan benih jagung menjadi kebutuhan mendesak untuk menghidupkan kembali lahan pertanian yang terdampak banjir, memperkuat ketahanan pangan, serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.
detik Peristiwa













