BIREUEN – Detikperistiwa.co.id
Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., secara resmi menutup kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN Tematik Literasi Universitas Syiah Kuala (USK) Tahun 2026 pada acara seremonial penarikan mahasiswa yang berlangsung di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Capacity Development Kebencanaan Melalui KKN di Wilayah Pascabencana.”
Acara tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdakab Bireuen (Asisten III) Zamzami, para camat, pimpinan Universitas Syiah Kuala, dosen pembimbing lapangan, serta ratusan mahasiswa peserta KKN.

Dalam sambutan yang mewakili Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen atas dukungan, fasilitasi, dan kepercayaan yang diberikan sehingga mahasiswa dapat melaksanakan KKN di 12 kecamatan selama 30 hari.
Universitas Syiah Kuala juga menyampaikan terima kasih kepada para camat dan keuchik yang telah menerima, membimbing, serta memberdayakan mahasiswa selama berada di tengah masyarakat. Program-program kerja yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan diteruskan oleh pemerintah desa bersama masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen Ir. H. Razuardi, M.T., berharap para mahasiswa kembali ke kampus dengan membawa pengalaman berharga yang diperoleh selama mengabdi di tengah masyarakat.
“Semoga pengalaman selama KKN menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan, meraih kesuksesan, dan kelak mampu mengabdikan diri kepada masyarakat,” ujar Razuardi.
Ia juga berharap pengalaman tersebut menjadi modal bagi mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara.
Acara penarikan mahasiswa KKN berlangsung khidmat dan menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa Universitas Syiah Kuala di Kabupaten Bireuen Tahun 2026.
(Erna)












