Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id
Tiga unit rumah di Dusun I, Kampung Wih Bakong, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, terbakar pada Senin (10/8/2026) siang. Petugas kepolisian, pemadam kebakaran, TNI, dan warga bahu-membahu memadamkan api untuk mencegah kobaran merembet ke bangunan lain.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.25 WIB. Api pertama kali terlihat dari rumah milik Nurhayati Inen Melita (60), yang saat kejadian dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang menghadiri pesta pernikahan di Kecamatan Kebayakan.
Warga yang berada di sekitar lokasi melihat percikan api disertai kepulan asap hitam dari bagian samping rumah. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari meminta bantuan petugas.
Namun, api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah di sekitarnya. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Berkat kesigapan petugas dan gotong royong masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Akibat kebakaran, satu rumah mengalami kerusakan berat. Sementara rumah milik Trisman (65) terbakar pada bagian atas atau loteng dengan luas sekitar 6 x 6 meter. Dua rumah yang terbakar merupakan bangunan permanen berukuran sekitar 5 x 12 meter, sedangkan satu rumah lainnya berkonstruksi semi permanen.
Total kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Kapolsek Silih Nara bersama personel kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, memasang garis polisi, melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Silih Nara IPTU Samsul Bahri Bangun, mengatakan penanganan kebakaran dilakukan secara cepat dan bersama-sama dengan melibatkan unsur terkait serta masyarakat.
“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas juga terus melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan lebih lanjut.(#)












