Bireuen –Detikperistiwa.co.id
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., menerima penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV bertajuk “Wicara Publik: Dari Pertemuan Menuju Gerakan” dengan tema “Meneguhkan Keberlanjutan Jejaring Penyair Indonesia.”
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si., selaku Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dalam kegiatan yang digelar di Aula Sasadu Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta Timur, Senin 10 Agustus 2026
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas inisiatif dan kontribusi Kapolres Bireuen dalam mendorong pemanfaatan literasi digital sebagai sarana edukasi, komunikasi, serta penguatan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui penggerakan literasi digital, berbagai pesan kamtibmas dapat disampaikan secara lebih luas, kreatif, edukatif, dan mudah diterima oleh masyarakat, khususnya di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial
Kegiatan PPN XIV tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPR Aceh, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Rektor ISBI Aceh, Direktur Film, Musik dan Seni Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh, Perpustakaan Nasional, Formatur PPN XIV, serta Mandataris PPN.
Acara juga dimeriahkan oleh penampilan Bara Pattyraja, penyair asal Flores, dan Olivia Zalianty, aktris nasional.
Novianti Maulida Rahma selaku Panitia Pelaksana mengatakan, Pertemuan Penyair Nusantara XIV menjadi ruang pertemuan para penyair dan pegiat budaya dari berbagai daerah untuk memperkuat jejaring, bertukar gagasan, serta mendorong lahirnya gerakan kebudayaan yang berkelanjutan
“Tentunya kegiatan ini bersifat kemitraan dan mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak. Literasi digital kamtibmas merupakan bagian dari penguatan kebahasaan untuk pembangunan peradaban bangsa” terang Novianti
Dengan diterimanya penghargaan tersebut, diharapkan semangat literasi digital dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi positif antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif diwilayah kabupaten khususnya
(Erna)












