Lombok Timur Ukir Prestasi Lagi, Perlindungan 30.108 Pekerja Antar Raih Jamsostek Award 2026

Detikperistiwa.co.id – MATARAM — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali mencatatkan prestasi dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Pada Jamsostek Award tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026, Lombok Timur berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori pemerintah daerah.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam acara yang berlangsung di Mataram, Rabu (26/8/2026). Posisi kedua ditempati Kabupaten Lombok Utara, sedangkan Kabupaten Sumbawa berada di urutan ketiga.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Di Lombok Timur, tercatat 30.108 pekerja telah memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepesertaan tersebut mencakup masyarakat dari sejumlah sektor dan status pekerjaan, mulai dari pekerja rentan, pekerja mandiri, hingga tenaga non-ASN. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan perlindungan ketika pekerja menghadapi risiko dalam menjalankan pekerjaannya.

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri mengapresiasi capaian Lombok Timur tersebut. Ia menilai keberhasilan memperluas perlindungan pekerja membutuhkan konsistensi serta dukungan dari berbagai unsur, bukan hanya pemerintah daerah.

Sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di NTB, Lombok Timur dinilai memiliki kebutuhan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang cukup besar. Karena itu, capaian tersebut diharapkan menjadi modal untuk memperluas kepesertaan kepada kelompok pekerja yang belum terjangkau.

Wagub juga mengingatkan agar penghargaan tidak dipandang sebagai titik akhir. Predikat juara diharapkan menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk menetapkan capaian yang lebih tinggi dan menghadirkan perlindungan yang semakin merata.

Kelompok pekerja rentan juga menjadi perhatian. Salah satunya perempuan yang menjadi kepala keluarga dan harus membagi waktu antara mencari penghasilan dengan menjalankan tanggung jawab rumah tangga.

Menurutnya, perlindungan terhadap kelompok tersebut harus menjadi bagian dari kebijakan pemerintah karena kehilangan sumber penghasilan dapat memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan keluarga.

Di sisi lain, keterbatasan anggaran daerah tetap menjadi tantangan dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Namun, investasi dalam perlindungan sosial dinilai memberikan manfaat besar, khususnya ketika pekerja mengalami risiko dan keluarga membutuhkan dukungan.

Pemerintah Provinsi NTB juga mendorong peningkatan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di seluruh kabupaten dan kota. Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan perlindungan pekerja di NTB secara keseluruhan.

Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga penyelenggara jaminan sosial diharapkan terus diperkuat agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Acara penghargaan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah dari berbagai daerah di NTB, jajaran OPD lingkup pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta pimpinan dan jajaran BPJS Ketenagakerjaan.

Keberhasilan Lombok Timur mempertahankan posisi teratas menjadi bukti konsistensi daerah tersebut dalam memperluas jaminan sosial ketenagakerjaan. Capaian 30.108 pekerja terlindungi sekaligus menjadi pijakan untuk memperbesar cakupan perlindungan pada tahun-tahun berikutnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain