BIREUEN –Detikperistiwa.co.id
Sebanyak 486 santri dari berbagai dayah di Kabupaten Bireuen mengikuti Seleksi Beasiswa Thalabah (Santri) Hafidh Al-Qur’an Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen tersebut berlangsung Selasa (1/9/2026), di Komplek Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen.
Hadir mewakili Bupati Bireuen dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen (Asisten III), Zamzami, S.Pd., M.M. Dalam kesempatan itu, Zamzami membacakan sambutan Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen Anwar, S.Ag., M.A.P., bersama jajaran panitia menjadi bagian penting dalam pelaksanaan seleksi yang diperuntukkan bagi para santri penghafal Al-Qur’an tersebut. Kegiatan turut melibatkan Dewan Hakim yang dipimpin Dr. Tgk. Nazaruddin, MA, bersama anggota dewan hakim lainnya.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Zamzami, Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya terhadap keberlangsungan dan kemajuan pendidikan dayah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui anggaran pada Dinas Pendidikan Dayah, antara lain untuk pembangunan sarana fisik, kesejahteraan tenaga kependidikan dayah, pembinaan manajemen dayah serta pemberian beasiswa bagi para santri.
Melalui Beasiswa Thalabah Hafidh Al-Qur’an, pemerintah daerah ingin memberikan perhatian sekaligus motivasi kepada para penghafal Al-Qur’an agar terus meningkatkan kualitas hafalannya.
Sebanyak 486 santri yang mengikuti seleksi berasal dari berbagai dayah di Kabupaten Bireuen. Proses penilaian dilakukan oleh Dewan Hakim yang dipimpin Dr. Tgk. Nazaruddin, MA, bersama anggota lainnya.
Dalam sambutan tersebut, Bupati berpesan kepada para peserta agar meluruskan niat dan menjadikan seleksi sebagai bagian dari ibadah. Para santri juga diminta tampil dengan kemampuan terbaik serta tetap menjaga adab dan akhlakul karimah selama mengikuti proses seleksi.
“Luruskanlah niatnya. Jadikan momentum seleksi ini sebagai ibadah. Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh rasa percaya diri dan ketulusan hati,” pesan Bupati dalam sambutannya.
Kepada Dewan Hakim, pemerintah daerah meminta proses penilaian dilakukan secara transparan, profesional dan objektif. Penilaian tersebut diharapkan mampu memastikan beasiswa diberikan kepada santri yang benar-benar berhak, layak dan memiliki kemampuan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
Program beasiswa ini juga diharapkan dapat membantu meminimalisir angka putus sekolah maupun putus mondok di kalangan santri akibat kendala finansial. Pemerintah daerah berharap pemerataan akses pendidikan keagamaan dapat dirasakan oleh para santri asal Kabupaten Bireuen.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah turut memberikan apresiasi kepada para pimpinan dan pengurus dayah yang selama ini dengan sabar dan ikhlas membimbing para santri. Dayah diharapkan terus menjadi tempat lahirnya generasi yang memiliki pemahaman agama, akhlakul karimah, serta kecintaan terhadap bangsa dan tanah air.
Kegiatan Seleksi Beasiswa Thalabah Hafidh Al-Qur’an Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2026 kemudian secara resmi dinyatakan dibuka. Seluruh peserta diharapkan mengikuti proses seleksi dengan sungguh-sungguh dan memberikan kemampuan terbaik.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen Anwar, S.Ag., M.A.P., jajaran panitia, Dewan Hakim, para pimpinan dan pengurus dayah se-Kabupaten Bireuen, serta para santriwan dan santriwati peserta seleksi.
Jurnalis DetikPeristiwa – Erna












