Ogan Ilir – detikperistiwa co.id
Dalam upaya memperkuat sinergitas dan kolaborasi dalam pemberantasan peredaran narkotika, Polres Ogan Ilir menerima kunjungan dan audiensi Kepala BNN Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Ogan Ilir tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahmi dan koordinasi antara Polres Ogan Ilir bersama BNN Kabupaten Ogan Ilir dalam menyatukan langkah menghadapi berbagai persoalan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
Rombongan BNN Kabupaten Ogan Ilir dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Ogan Ilir, Agusniarti, S.T., M.Kes., didampingi Katim Pemberantasan BNN Kabupaten Ogan Ilir Dedi, S.H., serta Perencana Muda BNN Kabupaten Ogan Ilir Irfan Sitompul, S.E.
Rombongan BNNK tersebut diterima langsung oleh Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., didampingi PS Kasat Narkoba Polres Ogan Ilir Iptu Ahmad Surya Atmaja, S.H., KBO Narkoba Ipda Fitrah, S.H., serta Kasat PPA dan PPO Iptu Dr. Tri Nensy, S.H., M.H.
Dalam audiensi tersebut, dibahas sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kerja sama antara Polres Ogan Ilir dan BNN Kabupaten Ogan Ilir, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Beberapa hal yang menjadi pembahasan di antaranya penguatan sinergitas dan kolaborasi dalam pemberantasan peredaran narkoba di wilayah hukum Ogan Ilir, peningkatan sosialisasi dan penyuluhan mengenai tindak pidana narkotika kepada pelajar di sekolah-sekolah, serta pelaksanaan Tim Asesmen Terpadu (TAT) terhadap penyalahguna narkotika sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, turut dibahas sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan musik remix dalam kegiatan hajatan masyarakat sebagai bagian dari langkah pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Koordinasi juga dilakukan terkait penanganan terhadap anak-anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika, sehingga upaya penanganannya dapat dilakukan secara terpadu dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti menyampaikan bahwa sinergitas antara Polri dan BNN merupakan hal penting dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi yang kuat antara Polri, BNN, pemerintah daerah, dunia pendidikan, keluarga dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kapolres.
Menurutnya, langkah pencegahan harus terus diperkuat melalui edukasi kepada generasi muda, khususnya para pelajar, agar memiliki pemahaman mengenai bahaya narkotika serta konsekuensi hukum dari penyalahgunaannya.
Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Ogan Ilir Agusniarti, S.T., M.Kes., menyampaikan bahwa pihaknya siap memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama Polres Ogan Ilir dalam upaya mewujudkan lingkungan masyarakat yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“BNNK Ogan Ilir berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polres Ogan Ilir dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan narkotika. Upaya ini harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat,” ungkap Agusniarti.
Menurutnya, edukasi kepada pelajar menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, BNNK Ogan Ilir akan terus mendorong kegiatan sosialisasi dan penyuluhan di lingkungan sekolah.
“Anak-anak dan generasi muda merupakan aset bangsa yang harus kita lindungi. Karena itu, pencegahan sejak dini melalui edukasi dan penyuluhan menjadi sangat penting. Kami juga siap berkoordinasi dalam penanganan anak-anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika agar mendapatkan penanganan yang tepat sesuai ketentuan,” jelasnya.
Agusniarti juga menekankan pentingnya pelaksanaan Asesmen Terpadu sebagai bagian dari penanganan penyalahguna narkotika sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Melalui asesmen terpadu, kita dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai terhadap penyalahguna narkotika. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika dan memberikan perlindungan kepada masyarakat,” tambahnya.
Kapolres Ogan Ilir berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin antara Polres Ogan Ilir dan BNN Kabupaten Ogan Ilir dapat semakin ditingkatkan, sehingga upaya menciptakan Kabupaten Ogan Ilir yang aman dan bersih dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dapat diwujudkan secara bersama-sama.
Edit “mry”












