Satgas Karhutla polres Ogan Ilir serta Tim Gabungan Padamkan Kebakaran 5 Hektare Lahan Semak Belukar di Sungai Rambutan

 

Ogan Ilir –detikperistiwa co.id
Satgas Karhutla gabungan bergerak cepat melakukan upaya mitigasi dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (10/9/2026).

Kebakaran yang berada di sekitar koordinat -3.136041, 104.674723 tersebut melanda lahan sekitar ±5 hektare dengan vegetasi berupa rumput, semak belukar, purun dan kayu gelam. Kondisi lahan yang merupakan rawa semi gambut menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.

Dalam penanganan tersebut, personel Polres Ogan Ilir, Polsek Indralaya dan BKO Polda Sumsel bersama TNI melalui Babinsa, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, Manggala Agni, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta warga setempat bersinergi melakukan pemadaman secara darat.

Pemadaman dilakukan secara manual dan menggunakan mesin pompa jinjing dengan memanfaatkan sumber air dari kanal yang masih tersedia. Satgas juga mengerahkan mobil tangki untuk mendukung proses pemadaman di tengah keterbatasan sumber air di lokasi.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Apriyanti, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, sinergi dan kerja sama seluruh unsur, terutama ketika kondisi medan menyulitkan proses pemadaman.

«“Kami terus mengoptimalkan kekuatan personel dan sarana yang ada untuk menangani setiap titik Karhutla. Sinergi Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, MPA dan masyarakat sangat penting agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” tegas Kapolres.»

Sementara itu, Kasi Humas Polres Ogan Ilir IPTU Mansyur, A.Md.Kep., S.H., menyampaikan bahwa jajaran Polres Ogan Ilir bersama seluruh unsur terkait terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan Karhutla secara terpadu.

«“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang dapat memicu terjadinya Karhutla. Kondisi lahan yang kering dan vegetasi yang mudah terbakar dapat menyebabkan api dengan cepat meluas,” ujar IPTU Mansyur.»

Menurutnya, kepedulian dan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah terjadinya Karhutla. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran kepada pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.

Setelah dilakukan upaya pemadaman secara bersama-sama, kondisi api berhasil dipadamkan. Satgas Karhutla selanjutnya tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat potensi api kembali muncul di lokasi.

Polres Ogan Ilir bersama seluruh unsur terkait akan terus memperkuat mitigasi, patroli dan penanganan Karhutla sebagai langkah pencegahan sekaligus upaya melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
Edit”mry”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain