Merangin – detikperistiwa.co.id
Kepala Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Hira Sapion Hadi, menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan pemadam kebakaran (Damkar) Jangkat setelah terjadi kebakaran yang menghanguskan satu rumah warga di Desa Pulau Tengah, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Menurutnya, petugas Damkar disebut baru tiba di lokasi setelah api berhasil dipadamkan oleh masyarakat.
Kebakaran tersebut menghanguskan rumah milik warga bernama Rop. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga hangus terbakar. Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Desa Pulau Tengah Hira Sapion Hadi mengatakan, informasi mengenai kebakaran telah disampaikan masyarakat kepada pihak pemadam kebakaran yang berada di wilayah Jangkat. Namun, menurut keterangan yang diterimanya, hampir satu jam setelah laporan disampaikan, petugas Damkar belum tiba di lokasi kejadian.
“Berita kebakaran sudah disampaikan masyarakat kepada pihak pemadam, tetapi hampir satu jam belum juga datang,” ujar Hira Sapion Hadi kepada awak media.
Karena kondisi api semakin membesar, masyarakat bersama-sama berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan dan kemampuan yang tersedia. Berkat kerja sama warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas ke bangunan di sekitar lokasi.
Hira Sapion Hadi menyampaikan, dalam upaya mencegah api merembet ke rumah lainnya, terdapat dua rumah tetangga yang terpaksa dibongkar. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya masyarakat untuk memutus kemungkinan penyebaran api ke bangunan lain.
“Kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun satu rumah atas nama Rop hangus terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” kata Hira Sapion Hadi.
Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi warga yang menjadi korban kebakaran tersebut. Menurutnya, warga yang mengalami musibah membutuhkan perhatian dan bantuan agar dapat kembali memenuhi kebutuhan setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang akibat kebakaran.
Selain kepala desa, warga juga mengungkapkan kekecewaan terhadap kedatangan mobil pemadam kebakaran yang dinilai terlambat. Warga mengatakan mereka harus berupaya bersama-sama memadamkan api karena petugas Damkar belum tiba ketika api masih berkobar.
Menurut keterangan warga, mobil pemadam kebakaran kemudian datang ke lokasi setelah api berhasil dipadamkan oleh masyarakat. Kedatangan tersebut menjadi perhatian warga yang sebelumnya telah berusaha menangani kebakaran secara mandiri untuk mencegah api meluas.
Hira Sapion Hadi menilai keberadaan dan respons cepat petugas pemadam kebakaran sangat penting dalam menghadapi kejadian kebakaran, terutama di wilayah permukiman. Ia berharap ke depan koordinasi dan respons terhadap laporan kebakaran dapat lebih cepat sehingga risiko kerugian maupun meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.
Peristiwa kebakaran tersebut kini menjadi perhatian masyarakat Desa Pulau Tengah. Warga berharap korban mendapatkan perhatian dari pemerintah, sementara pelayanan penanganan kebakaran di wilayah Jangkat juga dapat dievaluasi agar kejadian serupa dapat ditangani secara lebih cepat.
Penulis: Helmi
Media: detikperistiwa.co.id












