BIREUEN –Detikperistiwa.co.id
Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bireuen kembali memperkuat pengawasan internal terhadap personel. Kali ini, Propam melakukan pemeriksaan telepon seluler (HP) personel sebagai langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan media sosial, judi online (judol), serta pinjaman online (pinjol), Selasa 29 September 2026
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan terhadap personel Polri, khususnya dalam menjaga disiplin, etika, serta profesionalisme anggota, baik saat melaksanakan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, personel Propam melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap perangkat komunikasi milik personel. Langkah ini bertujuan memastikan tidak terdapat aktivitas maupun penggunaan aplikasi yang berpotensi menimbulkan pelanggaran disiplin dan kode etik profesi Polri.
Kasi Propam Polres Bireuen AKP Azharuddin, S.H., menyampaikan bahwa penggunaan media sosial oleh anggota Polri harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Setiap personel wajib memahami bahwa perilaku di ruang digital juga menjadi bagian dari sikap dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.
“Personel Polri harus mampu menjaga diri dalam menggunakan media sosial. Jangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, jangan mengunggah konten yang bertentangan dengan etika, dan hindari segala bentuk aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik institusi,” ujar AKP Azharuddin.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjauhi judi online dan menggunakan layanan pinjaman online secara bijaksana serta sesuai ketentuan. Menurutnya, berbagai aktivitas tersebut dapat menimbulkan persoalan pribadi maupun sosial yang pada akhirnya dapat berdampak terhadap pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.
Sementara itu, Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Kasi Propam, menegaskan bahwa pengawasan dan pembinaan terhadap personel merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Disiplin dan integritas personel harus dijaga setiap saat. Anggota Polri harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, termasuk dalam menggunakan media sosial dan menjaga perilaku di luar kedinasan,” tegasnya.
Kegiatan pemeriksaan HP tersebut sekaligus menjadi langkah deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran yang dapat mengganggu kedisiplinan personel maupun pelaksanaan tugas kepolisian.
Polres Bireuen akan terus meningkatkan pembinaan dan pengawasan secara berkala terhadap seluruh personel sebagai upaya mewujudkan anggota Polri yang disiplin, profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat.
HUMAS POLRES BIREUEN
(Erna)




