Resmikan SPPG Mekar Jaya, Pemkab Beltim dan BGN Perkuat Program MBG untuk 2.049 Penerima Manfaat

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (0, -1); aec_lux: 379.29102; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Resmikan SPPG Mekar Jaya, Pemkab Beltim dan BGN Perkuat Program MBG untuk 2.049 Penerima Manfaat

 

MANGGAR, BELTIM – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur bersama Badan Gizi Nasional (BGN) RI resmi mengoperasikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekar Jaya di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Rabu (14/10/2026).

 

Peresmian dilakukan langsung oleh Sekretaris Utama BGN RI, Lili Khamiliyah bersama Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten. Peresmian ini merupakan bagian dari peresmian serentak dapur SPPG di wilayah Bali, Sumatera dan Kalimantan, khususnya untuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

 

Dapur yang dikelola di bawah pimpinan Agus Kursadi ini akan menjadi pusat layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala SPPG Mekar Jaya, Muhammad Nur, http://S.I.Kom melaporkan dapur ini siap melayani 2.049 penerima manfaat dari 10 sekolah, serta ibu hamil dan menyusui sebagai upaya pencegahan stunting.

 

Bupati Beltim Kamarudin Muten dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BGN dan Yayasan Harapan Nusa Persada atas kolaborasi ini. “Puji syukur hari ini kita dapat meresmikan SPPG Mekar Jaya Manggar. Ini adalah wujud nyata kita untuk mewujudkan Generasi Emas lewat dapur gizi mandiri,” ujar Kamarudin.

 

Sementara itu, Sestama BGN Lili Khamiliyah menekankan pentingnya standar kebersihan dan kualitas gizi. Ia juga mengapresiasi Program Makanan Tambahan Bergizi (MTB) yang digagas Bupati Beltim untuk 148 anak di empat pulau terluar yakni Pulau Bukulimau, Long, Batun dan Ketapang. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja.

 

Suhartono ptytsl

 

Detikperistiwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain