Detikperistiwa.co.id – SERANG – Perkembangan media sosial memudahkan pelajar memperoleh informasi, tetapi juga menuntut kehati-hatian dalam menentukan sikap. Menanggapi kondisi tersebut, Polda Banten mengingatkan generasi muda agar tidak mudah mengikuti ajakan yang belum terverifikasi, termasuk seruan untuk mengikuti aksi unjuk rasa.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menekankan pentingnya kemampuan pelajar membedakan informasi yang dapat dipercaya dengan kabar yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Ia mengimbau para siswa untuk tidak langsung mengambil keputusan hanya karena sebuah informasi ramai dibagikan di media sosial.
Menurut Maruli, setiap ajakan perlu dicermati terlebih dahulu, mulai dari tujuan hingga kemungkinan dampaknya. Sikap terburu-buru tanpa memahami persoalan secara menyeluruh dikhawatirkan dapat menimbulkan kerugian, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Di tengah berbagai informasi yang berseliweran di ruang digital, pelajar diharapkan mampu menempatkan pendidikan sebagai fokus utama. Masa sekolah merupakan kesempatan untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
“Adik-adik pelajar harus mampu menyaring informasi sebelum mempercayai atau mengikuti suatu ajakan. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Manfaatkan masa muda untuk belajar, mengembangkan potensi diri, dan meraih cita-cita,” ujar Maruli, Senin (19/10/2026).
Polda Banten turut menyoroti pentingnya keterlibatan keluarga dan sekolah dalam memberikan pemahaman kepada pelajar. Orang tua dan guru diharapkan tidak hanya mengawasi aktivitas anak, tetapi juga membangun komunikasi agar mereka terbiasa berdiskusi serta mempertimbangkan suatu persoalan sebelum bertindak.
Pendampingan dari lingkungan sekitar dinilai dapat membantu pelajar mengembangkan sikap kritis dan tanggung jawab ketika menggunakan teknologi. Dengan demikian, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan menambah wawasan, bukan justru menjadi sumber pengaruh negatif.
Langkah tersebut juga sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yang mengedepankan sinergi antara kepolisian dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban. Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pelajar untuk belajar dan berkembang secara optimal.
Polda Banten berharap para siswa dapat menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan yang bermanfaat, meningkatkan prestasi, serta mengasah potensi sesuai minat masing-masing. Kemampuan menyaring informasi dan keteguhan dalam menentukan pilihan diharapkan menjadi bekal penting bagi generasi muda.
Kepolisian mengajak seluruh pelajar untuk lebih bijak bermedia sosial, tidak mudah terbawa arus provokasi, dan terus berupaya mewujudkan cita-cita melalui pendidikan serta berbagai pencapaian positif.(red)













