Makassar, detikperistiwa.co.id – Sejumlah pejabat utama Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berganti jabatan dalam mutasi terbaru Polri. Rotasi tersebut menyasar posisi Karorena, Dirlantas hingga Kabidpropam Polda Sulsel.
Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan mutasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.
“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilaksanakan secara terencana sebagai bentuk pembinaan karier personel dan penyegaran organisasi,” kata Didik, Rabu (4/11/2026).
Dia berharap pejabat yang mendapat penugasan baru bisa membawa perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing. Pengalaman selama bertugas diharapkan menjadi modal meningkatkan kinerja organisasi.
“Melalui rotasi ini, diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat membawa semangat, inovasi, serta pengalaman tugasnya untuk semakin meningkatkan kinerja organisasi,” ujarnya.
Didik menegaskan mutasi bukan sekadar pergantian posisi. Menurutnya, jabatan baru merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pergantian jabatan bukan sekadar perpindahan posisi, tetapi juga merupakan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, serta profesionalisme,” jelasnya.
Dalam mutasi kali ini, Karorena Polda Sulsel Kombes Pol Joko Tutukonoto mendapat penugasan baru sebagai Kabagjakum Rojakstra Stamarena Polri.
Posisi yang ditinggalkan Joko selanjutnya diisi Kombes Pol Herwansyah Saidi. Sebelumnya, Herwansyah menjabat sebagai Karorena Polda Jambi.
Perubahan juga terjadi pada jabatan Dirlantas Polda Sulsel. Kombes Pol Dr Pria Budi mendapat tugas baru sebagai Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri.
Jabatan Dirlantas Polda Sulsel selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Sigit Adiwuryanto yang sebelumnya menjabat Kabidkum Polda Sumatera Selatan.
Selanjutnya, AKBP Dr Zulanda yang sebelumnya menjabat Kabagdalpers Ro SDM Polda Sulsel dimutasi menjadi Auditor Kepolisian Madya Tk III Itwasda Polda Riau.
Sementara itu, Wadirintelkam Polda Sulsel AKBP Ananda Fauzi Harahap mendapat penugasan baru sebagai Wadirintelkam Polda Metro Jaya.
Mutasi turut menyasar jabatan Kabidpropam Polda Sulsel. Kombes Pol Zulham Effendy mendapat penugasan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri dalam rangka Dikbangti TA 2026.
Posisi Kabidpropam Polda Sulsel selanjutnya diisi Kombes Pol Sudarmin yang sebelumnya menjabat Kasubditfasharkan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.
Di tengah pergantian sejumlah pejabat tersebut, Didik juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan pejabat lama maupun pejabat baru Polda Sulsel.
Dia meminta masyarakat tidak langsung percaya jika ada pihak yang menghubungi dan meminta uang maupun barang dengan mencatut nama pejabat kepolisian.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengatasnamakan pejabat Polri, baik pejabat lama maupun pejabat baru, kemudian menghubungi dan meminta sejumlah uang, barang, ataupun sesuatu dengan alasan tertentu. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut,” tegasnya.
Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan komunikasi atau tindakan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat maupun institusi Polri.
Polda Sulsel menegaskan komitmennya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat.(*)







