Dukung Program “Sai Ta Paias”, SOL Perkuat Kolaborasi Penanganan Sampah Plastik dari Sekolah Hingga Pemda Taput

TAPANULI UTARA – detikperistiwa.co.id

Sarulla Operations Ltd. (SOL) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kali ini, perusahaan meluncurkan program lintas bidang yang mengintegrasikan aspek kesehatan dan pendidikan melalui penguatan kolaborasi penanganan sampah plastik di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang bertajuk “Sai Ta Paias”, SOL menggelar kegiatan Sosialisasi Pemilahan Sampah dan Praktek Pengolahan Sampah Plastik pada 26–27 Agustus 2026. Kegiatan ini dipusatkan di SDN 174577 Sibaganding, Kecamatan Pahae Julu.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Tapanuli Utara, Nopman Simanungkalit; Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara, Freddy Advent Panjaitan; serta Koordinator Pendidikan Wilayah Pahae Julu.

Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan 9 sekolah SD dan SMP di Kecamatan Pahae Julu, yang meliputi 8 kepala sekolah dan 9 guru. Selain itu, sebanyak 50 siswa-siswi kelas 5 dan 6 dari tiga sekolah—yakni SDN 174577 Sibaganding, SDN 173264 Sibaganding, dan SDN 173265 Onan Hasang—turut antusias mengikuti jalannya acara.
Untuk memberikan materi yang aplikatif, SOL menghadirkan Dr. Stefan Phang dari Singapura yang mewakili PT. Solenis Technologies Indonesia selaku narasumber. Perusahaan mitra SOL tersebut dikenal memiliki kompetensi dan kepedulian tinggi di bidang pengelolaan limbah dan sampah.

Dalam sesi edukasi ini, para peserta tidak hanya mendapatkan teori mengenai pemilahan sampah yang benar. Mereka juga diajak melakukan praktik langsung mengubah sampah plastik menjadi produk bernilai guna dan bermanfaat, seperti paving block, gantungan kunci, tatakan gelas, hingga asbak.

Eksplorasi Kolaborasi Bersama Bupati Taput
Sehari sebelumnya, tepatnya pada 26 Agustus 2026, manajemen SOL bersama tim PT. Solenis Technologies Indonesia dan Dr. Stefan Phang juga telah melakukan audiensi langsung dengan Bupati Tapanuli Utara.
Pertemuan strategis tersebut menjadi momentum penting untuk mendiskusikan rencana jangka panjang penanganan sampah plastik di wilayah Taput. Melalui diskusi ini, kedua belah pihak mengeksplorasi peluang kolaborasi yang lebih luas antara Pemkab Tapanuli Utara dan SOL guna mendorong solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Bagi SOL, keberlanjutan bukan sekadar menjaga kelestarian alam, melainkan juga tentang membangun kolaborasi, mentransfer pengetahuan, serta meningkatkan kapasitas masyarakat setempat. Melalui pendekatan yang dimulai dari lingkungan sekolah hingga level pemerintahan daerah ini, SOL berharap dapat menciptakan perubahan perilaku jangka panjang demi lingkungan Tapanuli Utara yang lebih bersih, sehat, dan hijau.

Laporan(Anton.Sitompul)
Korlip Sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain