ACEH TENGAH – detikperistiwa.co.id
Sekitar 2.000 penonton memadati Sirkuit Permanen Kampung Atu Lintang, Kecamatan Atu Lintang, Minggu (25/10/2026), untuk menyaksikan persaingan sengit para pembalap dalam ajang Dian Era Perdana Grasstrack Championship Round II Piala Kapolres Aceh Tengah 2026.
Kejuaraan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 18.00 WIB tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat maupun pengunjung dari luar daerah. Selain menjadi wadah pembinaan talenta otomotif, ajang ini juga mendorong generasi muda meraih prestasi, menyalurkan hobi secara positif, serta menghadirkan hiburan dan rekreasi bagi masyarakat.
Kehadiran event ini juga diharapkan mampu menggairahkan perputaran ekonomi masyarakat, khususnya dalam upaya pemulihan pascabencana. Ramainya pengunjung membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan aktivitas dan pendapatan melalui berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Teguh Siswoyo, S.H., S.I.K., M.H., turut menyaksikan perlombaan bersama jajaran pejabat utama Polres Aceh Tengah, perwakilan komunitas otomotif, panitia penyelenggara, dan masyarakat.
Persaingan berlangsung kompetitif di berbagai kelas, mulai dari kategori profesional hingga pembalap muda. Joko S meraih juara umum kategori Pro, Afdal menjadi juara umum kategori usia 22 tahun sekaligus kategori lokal, Ziyas Alfansyah menjuarai kategori usia 18 tahun, sedangkan Fitra Ariandi meraih juara umum kategori RBT.
Kapolres Aceh Tengah bersama sejumlah pejabat utama dan perwakilan organisasi otomotif turut memberikan apresiasi kepada para pembalap yang berhasil meraih prestasi dalam kejuaraan tersebut.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Teguh Siswoyo mengatakan, kejuaraan grasstrack merupakan langkah positif untuk mendukung pembinaan atlet otomotif, mengembangkan potensi generasi muda, serta menanamkan nilai kedisiplinan dan sportivitas melalui kompetisi yang sehat.
“Melalui Event ini, kami berharap generasi muda dapat menyalurkan bakat dan hobinya secara positif, mengembangkan kemampuan, serta meraih prestasi. Olahraga juga mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan sportivitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan kejuaraan tersebut menjadi wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, tidak hanya melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi.
“Polisi bersama masyarakat, kita dorong bersama semangat generasi muda untuk berprestasi sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat pascabencana. Polres Aceh Tengah berkomitmen melayani dengan HATI (Humanis, Amanah, Tegas, Inspiratif), sejalan dengan semangat Musara Ate, Sara Tuju untuk Masyarakat,” tutupnya.













