Melalui Program Minggu Kasih, Kapolres Karangasem Ajak Jemaat Gereja Pantekosta Amlapura Jaga Kamtibmas dan Toleransi Kerukunan Antar Umat Beragama

KARANGASEM | detikperistiwa.co.id 

Guna mempererat sinergi dan membangun kedekatan Polri bersama masyarakat, Polres Karangasem melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Pantekosta Indonesia Kabupaten Karangasem, Jalan Gatot Subroto No. 09, Amlapura, Minggu (1/11/2026) mulai pukul 10.50 Wita. Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kegiatan dibuka oleh Pengurus Gereja Pantekosta di Amlapura yang menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Kapolres beserta rombongan atas kehadirannya. Pihak gereja menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri dalam menjalin silaturahmi, mempererat hubungan dengan umat beragama, serta membangun komunikasi dan sinergi antara Polri dengan masyarakat.

Mengawali arahannya, Kapolres mengajak hadirin memanjatkan puji syukur. “Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, hari ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk beribadah sekaligus mempererat tali silaturahmi melalui kegiatan Minggu Kasih Polres Karangasem,” ujarnya.

 

Menurut Kapolres, Minggu Kasih merupakan salah satu upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, memperkuat komunikasi, dan bersama-sama menjaga Kamtibmas di Kabupaten Karangasem.

 

Kapolres menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab bersama.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kerukunan antarwarga, menghormati perbedaan, serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan perselisihan,” katanya.

 

Ia mengimbau warga segera melapor kepada Bhabinkamtibmas, kantor kepolisian terdekat, atau layanan darurat Kepolisian melalui Call Center 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan, tindak kriminalitas, atau permasalahan di lingkungan. “Jangan mengambil tindakan sendiri yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

 

Kapolres mengajak para orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

 

“Berikan perhatian dan pengawasan kepada anak-anak kita, bangun komunikasi yang baik dalam keluarga, serta arahkan generasi muda kepada kegiatan positif, seperti pendidikan, olahraga, kegiatan keagamaan, dan kegiatan sosial,” jelasnya.

 

Bila mengetahui dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba, masyarakat diminta menyampaikan informasi kepada kepolisian melalui saluran yang aman dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Terkait masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas, Kapolres menyampaikan bahwa Polri dari tingkat Mabes Polri hingga Polda dan Polres saat ini melaksanakan Operasi Patuh Agung 2026. Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran dan Lakalantas, serta mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif.

 

“Kami mengimbau masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, sabuk pengaman bagi pengendara mobil, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta mengutamakan keselamatan. Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

 

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk memperkuat rasa toleransi dan kerukunan antar umat beragama. “Kami mengajak seluruh masyarakat terus menjaga hubungan baik antar umat beragama, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan,” ujarnya.

 

Selain itu, ia mengimbau masyarakat waspada terhadap rayuan judi online yang merusak masa depan dan berhati-hati terhadap modus penipuan digital yang kian marak. “Jangan mudah percaya pada tautan atau pesan mencurigakan demi keamanan harta benda dan keluarga,” imbaunya.

 

Kapolres berharap dukungan para tokoh agama, pengurus gereja, dan seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Karangasem.

 

“Mari kita jadikan gereja bukan hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, penguatan persaudaraan, dan penyebaran pesan-pesan kedamaian. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan, kedamaian, dan kekuatan kepada kita semua untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih bagi setiap orang,” pungkasnya.

 

Sementara itu, perwakilan Pengurus Gereja Pantekosta di Amlapura berharap kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi, meningkatkan komunikasi dan sinergitas antara Polri dengan tokoh agama, pengurus gereja, dan seluruh jemaat. Dengan demikian, terjalin hubungan yang harmonis serta dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri untuk bersinergi dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Karangasem,” ungkapnya.

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain