Operasi Patuh Pallawa 2026 Digelar 26 Oktober, 9 Pelanggaran Jadi Sasaran

Makassar, detikperistiwa.co.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan akan menggelar Operasi Patuh Pallawa 2026 secara serentak di seluruh wilayah Sulsel. Operasi ini juga dilaksanakan secara bersamaan dengan jajaran kepolisian di seluruh Indonesia.

Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Dr. Pria Budi mengatakan Operasi Patuh Pallawa merupakan upaya kepolisian meningkatkan ketertiban dan keselamatan pengguna jalan. Operasi akan berlangsung selama 14 hari.

“Pelaksanaan ini merupakan penjadwalan ulang setelah operasi yang semula direncanakan pada Juni 2026 sempat ditunda karena menunggu arahan dari Mabes Polri,” kata Pria Budi, Kamis (22/10/2026).

Operasi Patuh Pallawa 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Polisi akan memprioritaskan penindakan terhadap sembilan jenis pelanggaran lalu lintas.

Sembilan pelanggaran itu di antaranya penggunaan telepon genggam saat berkendara, pengendara di bawah umur, serta berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor.

Polisi juga menyasar pengendara yang berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba serta pengendara yang melawan arus lalu lintas.

Selain itu, petugas akan menindak pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan administrasi kendaraan seperti SIM dan STNK. Penggunaan helm SNI dan sabuk pengaman juga menjadi perhatian dalam operasi tersebut.

Pelanggaran lainnya yakni penggunaan knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi teknis. Polisi juga akan menindak kendaraan yang menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) tidak sesuai ketentuan.

Pria Budi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan disiplin dalam berkendara selama pelaksanaan Operasi Patuh Pallawa. Menurutnya, keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.

“Seluruh pemilik dan pengendara kendaraan kami imbau untuk meningkatkan disiplin berkendara demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Polda Sulsel berharap operasi tersebut tidak hanya berorientasi pada penindakan. Edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Patuh Pallawa.

“Polda Sulsel dengan semangat ‘EWAKO’ berharap operasi ini tidak hanya menciptakan efek jera, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa tertib berlalu lintas adalah kunci pencegahan kecelakaan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain