Pekerjaan Galian Ganggu Distribusi Air, Empat Pipa PDAM Lombok Timur Terputus

Detikperistiwa.co.id – LOMBOK TIMUR — Jaringan pelayanan air bersih di Lombok Timur mengalami gangguan setelah pekerjaan galian di ruas jalan provinsi mengenai sejumlah pipa milik PDAM Lombok Timur. Sedikitnya empat jaringan pipa dilaporkan terputus akibat aktivitas tersebut.

Direktur PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, langsung turun ke lapangan pada Sabtu (19/9/2026) untuk memeriksa kondisi jaringan yang terdampak. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan kerusakan sekaligus menentukan penanganan yang diperlukan agar distribusi air dapat segera dipulihkan.

Kerusakan pada beberapa titik jaringan tersebut berpotensi menyebabkan pasokan air ke pelanggan terganggu. Sejumlah wilayah yang bergantung pada jalur pipa terdampak kemungkinan harus menunggu hingga proses perbaikan selesai.

Sopyan menyampaikan bahwa pihak PDAM bergerak melakukan penanganan terhadap jaringan yang mengalami kerusakan. Ia juga meminta pelanggan yang terkena dampak gangguan untuk tetap bersabar selama proses pemulihan berlangsung.

Menurut keterangan yang disampaikan Sopyan, empat jalur pipa mengalami putus setelah terdampak pekerjaan galian di kawasan jalan provinsi. Kondisi tersebut membuat petugas teknis perlu melakukan pemeriksaan serta perbaikan secara langsung di lokasi.

Kehadiran pimpinan PDAM di lokasi menunjukkan upaya perusahaan untuk mempercepat penanganan sekaligus memastikan pekerjaan teknis berjalan sesuai kondisi di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat mempersingkat waktu gangguan pelayanan kepada masyarakat.

PDAM Lombok Timur juga mengimbau pelanggan terdampak untuk mengikuti informasi perkembangan perbaikan melalui kanal resmi perusahaan. Informasi tersebut diperlukan agar masyarakat mengetahui tahapan penanganan serta perkembangan normalisasi aliran air.

Perbaikan jaringan kini menjadi fokus PDAM Lombok Timur hingga seluruh pipa yang terdampak dapat kembali berfungsi dan pelayanan air bersih kepada pelanggan berangsur normal.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain