Karangasem | detikperistiwa.co.id
Untuk mempererat sinergi, Kapolsek Rendang AKP I Nyoman Sukarma, SH., beserta anggota melaksanakan kegiatan temu bincang dengan para pemandu lokal pendakian Gunung Agung di Pos Pendakian Pura Pengubengan Desa Besakih. Pada Kamis (22/10/2026).
Kapolsek Rendang menyampaikan kepada para Guide atau pemandu lokal pendakian Gunung Agung agar selalu berkerjasama dengan baik dengan Desa Adat dan pihak Kepolisian serta wajib hukumnya ketika akan melaksanakan pendakian agar memakai Guide atau pemandu lokal guna menjaga ke sakralan Gunung Agung agar terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan, untuk itu perlu ada peraturan Desa Adat seperti sangsi sangsi adat apa bila di temukan pelanggaran saat mendaki Gunung Agung.
Perlu kiranya ada aturan yang jelas untuk melindungi Gunung dan Pura serta para pemandu pendakian, untuk itulah perlunya menyatukan persepsi agar dalam rapat nanti di Kantor Desa maupun dalam parum Adat bisa di bahas dan dibuatkan peraturan.
Ditegaskan juga kepada para pemandu lokal pendakian dan ojek sangat perlu mendata dan mengamankan identitas pendaki seperti KTP agar bisa di data ketika terjadi sesuatu di dalam perjalanan mendaki Gunung. Dan ketika terjadi sesuatu agar segera menghubungi 110 agar pelaporan lebih cepat,
Disisi lain ketua LPHD Besakih I Nyoman Artana, SE., mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolsek Rendang atas himbauan dan yang paling penting dari para pemandu lokal akan menyampaikan saran dan masukan dari Kapolsek Rendang kepada Prajuru Desa Adat agar bisa dijadikan pararem/aturan adat guna menjaga kesakralan dan keasrian Gunung Agung,” ungkapnya.
Sby













