PIMPINAN DPD GERAM JATENG HAVID SUNGKAR, S.H. BERSAMA KEPALA DINAS PENDIDIKAN JAWA TENGAH BAHAS PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA SAAT MPLS SMA SE-JATENG
Semarang – Pimpinan DPD Gerakan Rakyat Anti Madat (GERAM) Jawa Tengah, Havid Sungkar, S.H., melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa tengah Dr. Sadimin, S.Pd., M.Eng..
guna meminta izin sekaligus menjalin sinergi dalam pelaksanaan penyuluhan bahaya narkoba pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru SMA se-Jawa Tengah.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Dalam kesempatan itu, Havid Sungkar menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja menjadi ancaman serius yang harus dicegah sejak dini melalui edukasi dan pembinaan yang berkelanjutan.
Menurut Havid, kegiatan MPLS merupakan momentum yang tepat untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik baru mengenai bahaya narkoba, dampak negatifnya bagi kesehatan, masa depan, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkotika.
“Kami dari GERAM Jawa Tengah ingin turut serta menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba. Melalui kegiatan penyuluhan di masa MPLS, kami berharap para siswa memiliki pengetahuan yang cukup dan keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba,” ujar Havid Sungkar.
Ia menambahkan bahwa GERAM selama ini aktif melakukan berbagai kegiatan sosialisasi dan penyuluhan anti narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa. Upaya penyuluhan dan edukasi sejak usia sekolah dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Dr. Sadimin, S.Pd., M.Eng.. menyambut baik inisiatif GERAM dalam membantu pemerintah memberikan edukasi kepada para siswa. Menurutnya, pembentukan karakter dan kesadaran siswa terhadap bahaya narkoba harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Dinas Pendidikan Jawa Tengah pada prinsipnya mendukung kegiatan yang bersifat edukatif dan preventif, khususnya dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.
Program penyuluhan bahaya narkoba pada kegiatan MPLS sendiri telah banyak diterapkan di berbagai sekolah sebagai langkah pencegahan dini. Materi yang diberikan umumnya meliputi pengenalan jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaan, ancaman hukum, hingga cara menghindari pergaulan yang berisiko.
Melalui sinergi antara GERAM dan Dinas Pendidikan Jawa Tengah ini, diharapkan seluruh siswa baru SMA di Jawa Tengah dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai bahaya narkoba sehingga mampu menjaga diri, berprestasi, serta menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.
Havid Sungkar menegaskan bahwa GERAM akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Ia berharap kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan Jawa Tengah yang bersih dari narkoba dan melahirkan generasi emas Indonesia yang berkualitas.












