PKB Langsa Bidik Kursi DPRK: Musancab Jadi Momentum “Pecah Telur”

Langsa – detikperistiwa.co.id

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Langsa mulai memanaskan mesin politik menuju pertarungan pemilu mendatang. Konsolidasi organisasi diperkuat melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB se-Kota Langsa yang digelar di Liqa Kupi, Selasa (22/9/2026).

Musancab tersebut menjadi momentum strategis bagi DPC PKB Kota Langsa untuk memperkuat struktur partai sekaligus menyatukan langkah seluruh jajaran pengurus hingga tingkat kecamatan.

Kegiatan itu dihadiri Wakil Sekretaris DPW PKB Aceh Jafaruddin, S.IP, Ketua DPC PKB Kota Langsa, Ketua Dewan Syura, jajaran pengurus DPC, serta seluruh calon dan pengurus DPAC PKB se-Kota Langsa.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PKB Kota Langsa menyampaikan target politik yang cukup berani. Ia berharap PKB Kota Langsa mampu “pecah telur” dengan merebut kursi di DPRK Langsa pada pemilu mendatang.

Menurutnya, tidak ada yang tidak mungkin dalam politik selama seluruh kader memiliki semangat, kerja keras, konsistensi dan strategi yang tepat.

“Tidak ada kata yang tidak mungkin. Kalau kita bekerja dengan sungguh-sungguh, membangun struktur dan turun langsung ke masyarakat, insyaallah PKB Kota Langsa bisa pecah telur di parlemen,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi politik hari ini tidak boleh menjadi alasan bagi kader untuk pesimistis. Justru, sejarah perjalanan PKB di sejumlah daerah di Aceh menunjukkan bahwa perubahan peta politik dapat terjadi ketika mesin partai bergerak secara serius dan terorganisasi.

“Pada Pemilu 2019, kita melihat ada daerah di Aceh yang sebelumnya belum memiliki kursi, tetapi kemudian mampu membuat sejarah dengan memperoleh kursi. Bahkan ada yang berhasil mendapatkan posisi wakil ketua,” katanya.

Pengalaman tersebut, menurutnya, harus menjadi motivasi bagi seluruh kader PKB di Kota Langsa. Target memperoleh kursi DPRK harus mulai dibangun dari sekarang melalui penguatan struktur dan kerja politik yang berkelanjutan.

Musancab Bukan Sekadar Seremonial

Ketua DPC PKB Kota Langsa menegaskan Musancab tidak boleh berhenti sebagai agenda formalformal organisasi. Setelah terbentuk dan diperkuat, DPAC harus menjadi ujung tombak partai di tengah masyarakat.

“DPAC bukan hanya nama dan kepengurusan di atas kertas. DPAC harus hidup, bergerak dan hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia meminta seluruh pengurus DPAC membangun komunikasi dengan masyarakat, menyerap aspirasi serta memperkuat jaringan kader di masing-masing wilayah.

Menurutnya, perjuangan untuk mendapatkan kursi di DPRK Langsa tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan kerja kolektif antara DPC, DPAC, kader dan seluruh elemen partai.

“Kalau kita ingin mendapatkan kursi, tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Semua harus bergerak bersama. DPC, DPAC dan seluruh kader harus satu barisan,” katanya.

Target Politik Mulai Diterjemahkan

Musancab DPAC se-Kota Langsa juga menjadi penanda bahwa PKB mulai menerjemahkan target politik ke dalam kerja organisasi.

Penguatan struktur di tingkat kecamatan dinilai penting untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan struktur yang solid, partai diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan masyarakat sekaligus menghadirkan kader-kader yang dapat menjadi penghubung antara aspirasi warga dan perjuangan politik PKB.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPW PKB Aceh Jafaruddin, S.IP, memberikan penguatan terhadap proses konsolidasi yang dilakukan DPC PKB Kota Langsa.

Ia bersama jajaran DPW mendorong agar pembentukan dan penguatan DPAC dilakukan secara serius sehingga struktur partai semakin kokoh dan memiliki kesiapan menghadapi agenda politik mendatang.

Kehadiran Ketua Dewan Syura, pengurus DPC dan seluruh jajaran DPAC menunjukkan adanya upaya untuk membangun soliditas organisasi secara bersama-sama.

Bagi PKB Kota Langsa, tantangan ke depan bukan hanya membentuk kepengurusan, tetapi bagaimana seluruh struktur tersebut benar-benar bekerja dan memiliki hubungan yang kuat dengan masyarakat.

Target “pecah telur” di DPRK Langsa kini telah disampaikan secara terbuka oleh pimpinan DPC. Target tersebut selanjutnya akan diuji melalui kerja politik, konsolidasi organisasi dan kemampuan kader membangun kepercayaan masyarakat.

Musancab yang digelar di Liqa Kupi menjadi salah satu langkah awal PKB Kota Langsa untuk membangun fondasi tersebut.

Dari konsolidasi DPAC, PKB Langsa memasang target lebih tinggi: mengubah kekuatan organisasi menjadi kursi di parlemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain