Pondok pesantren modern AR Rahmat Desa Weragatu di daulat sebagai salah satu Ponpes percontohan dalam program Poskestren tingkat provinsi Jawa Barat.

Majalengka – detikperistiwa.or.id

Pondok pesantren modern Ar Rahmat Desa Weragati Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka di daulat sebagai salah satu Ponpes percontohan dalam program Poskestren tingkat provinsi Jawa Barat.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Musyawarah Masyarakat Pesantren ( MMP ) yang berlangsung di Ponpes Modern Ar Rahmat Weragati , Kamis ( 16/11/2023 ).

Acara yang dihadiri Dinkes Provinsi Jawa Barat, Kanwil Kemenag Jawa Barat, Dinkes Kab. Majalengka, Dinas Lingkungan Hidup Kab. Majalengka, Kepala Puskesmas Palasah, Kesra Setda Majalengka, Diskominfo Majalengka, Camat dan Muspika Palasah, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Ponpes, Pengurus Yayasan Ar rahmat,santriwan dan santriwati Ar Rahmat

Hj.Dedeh Hadiati,S.KM,MKes Dari Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Provinsi Jawa Barat menjelaskan bahwa Poskestren merupakan salah satu Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan dan juga merupakan wujud Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) di lingkungan Pondok Pesantren dengan prinsip dari, oleh dan untuk warga Pondok Pesantren yang mengutamakan pelayanan promotif dan preventif tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif dengan binaan Puskesmas setempat.

” Untuk mewujudkan pondok pesantren yang sehat serta terbentuknya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) , maka pembentukan Pos Kesehatan Pesantren ( Poskestren ) sangat diperlukan, dan untuk tahun 2023 Ponpes Ar Rahmat merupakan Satu dari Ribuan Pesantren Terpilih di Jawa Barat,” jelas Hj. Dedeh.

Sementara Ketua Tim kerja Promosi Kesehatan Dinkes Majalengka Tika Apriliyantini,S.Gz mengatakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Pesantren ( MPP ) merupakan salah satu Proses pembentukan Pos Kesehatan Pesantren ( Poskestren ) yang sebelumnya sudah dilaksanakan Advokasi dan Sosialisasi, pelaksanaan SMS oleh santri husada dan para MMP.

Kegiatan MMP merupakan tindak lanjut dari Hasil Survei Mawas Diri yang dilaksanakan oleh para Santri Husada didampingi oleh Puskesmas Waringin dimana untuk mengatasi permasalahan yg didapat dari hasil SMD dilakukan musyawarah seluruh pihak yg terkait.

Ketua yayasan Ponpes Ar Rahmat yang diwakili Hj. Yeni Fitriyani, M.Pd. mengapresiasi dengan adanya kegiatan Poskestren ini, Karena pondok pesantren merupakan tempat belajar tentang ilmu pengetahuan umum yang dibarengi dengan penguatan ilmu agama dan juga bagaimana santri dapat menjaga perilaku hidup bersih dan sehatnya.

Para santri di pondok pesantren memiliki keseharian yang selalu bersama-sama dan bersifat komunal. Kegiatan mereka dimulai dari tidur, makan, belajar, bermain dan beribadah secara bersama-sama.

” Dengan adanya program Poskestren ini diharapkan tumbuh prilaku hidup sehat, serta adanya penanganan pertolongan pertama pada tindakan kesehatan, ” jelas Hj. Yeni.

Atas nama Yayasan Ar Rahmat mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Kesehatan yang telah memberikan pengetahuan dan wawasan tentang kesehatan, serta terbentuknya Poskestren.

(Aboen )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://detikperistiwa.co.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240311-WA0045.jpg