UPT P4 Jakpus & Fordorum gelar pelatihan Litnum bagi wakasek Bid Kurikulum di kelas SMP B Berlangsung Interaktif dengan instruktur Supriyadi, S.E., M.M. dari Universitas Pertiwi

Jakarta – detikperistiwa.co.id

Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan asesmen di tingkat satuan pendidikan, Pusat Pelatihan Pengembangan Pendidikan (P4) Jakarta Pusat bekerja sama dengan Forum Dosen Guru dan Masyarakat (FORDORUM) sukses menggelar “Pelatihan Kompetensi Literasi Numerasi Pembelajaran dan Penilaian bagi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum”. Kegiatan ini berlangsung secara intensif pada Senin hingga Jumat, 07–11 September 2026.

Pelatihan ini ditujukan bagi para Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum dari berbagai sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), SMA, dan SMK di seluruh wilayah Jakarta Pusat. Untuk menampung seluruh peserta dari berbagai jenjang tersebut, kegiatan dibagi menjadi 8 kelas pelatihan.

Khusus pada jenjang SMP Kelas B, pelatihan dipandu oleh instruktur Supriyadi, S.E., M.M. dari Universitas Pertiwi dan diikuti oleh 19 peserta yang mewakili sekolah masing-masing, antara lain:

Achmad – SMP Paskalis 3

Ambar Retno – SMPN 1

Dea Putri Maharani – SMP Tamansiswa

Deny – SMP 76

Djodi S. Prasodjo – SMPN 38

F. Purwaningsih – SMP Paskalis 1

Ikmal – SMPN 4

Ilham Riani – SMP Muhammadiyah 16

Khalid M.A. – SMP Islam Said Na’um

Natalia – SMP Bunda Mulia

Nurjanah – SMP 1945

Parlindungan – SMP Triwibawa

Priska Pangestuti – SMPN 119

Ratna Ekawati – SMPN 10

Remember Fitry – SMP Advent Salemba

Sangad – SMPN 59 Jkt

Theresia Oktaviana – SMP Strada Pelita Pejompongan

Theresia Sitohang – SMP Budi Mulia Jakarta

Wasis Suroso – SMPN 137

Diskusi Dinamis dan Pendekatan Partisipatif
Salah satu sorotan utama dari rangkaian pelatihan ini tersaji di Kelas SMP B. Sesi pelatihan dipandu secara dinamis dan mencair oleh Supriyadi, S.E., M.M., dosen dari Universitas Pertiwi yang akrab disapa Pak Linov.

Pak Linov mampu membawa suasana kelas menjadi hidup melalui pendekatan partisipatif. Alih-alih hanya memberikan materi satu arah, ia secara aktif memfasilitasi para peserta untuk saling berbagi (sharing) informasi, pengalaman lapangan, serta strategi nyata terkait penerapan literasi dan numerasi di sekolah masing-masing.

Aksi seru dan antusiasme tinggi terlihat dari keaktifan para Wakasek Kurikulum yang saling bertukar pandangan mengenai kendala serta solusi dalam mengintegrasikan literasi numerasi (litnum). Menutup sesi berbagi tersebut, Pak Linov merangkum seluruh masukan dan menarik benang merah secara komprehensif, memberikan rumusan strategis yang dapat langsung diaplikasikan oleh para peserta untuk menyempurnakan penerapan litnum di sekolah mereka.

Materi Komprehensif untuk Penguatan Mutu Pendidikan
Selain sesi diskusi interaktif, rangkaian materi pelatihan secara keseluruhan membekali peserta dengan aspek-aspek kunci penguatan pendidikan, di antaranya:

Strategi Penguatan Literasi dan Numerasi: Metode praktis memasukkan elemen literasi dan numerasi ke dalam berbagai mata pelajaran.

Penilaian Berbasis Kompetensi: Teknik penyusunan instrumen asesmen berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills / HOTS) sesuai standar Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

Analisis Data Asesmen: Pemanfaatan data rapor pendidikan sebagai dasar perencanaan perbaikan mutu pembelajaran di satuan pendidikan.

Para peserta mengaku terkesan dan terbantu dengan metode pelatihan yang diterapkan. Kehadiran instruktur yang komunikatif membuat suasana belajar terasa menyenangkan sekaligus sarat akan solusi praktis.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para Wakasek Kurikulum memiliki bekal kepemimpinan pembelajaran yang semakin matang untuk mentransformasi mutu pendidikan serta mendongkrak pencapaian literasi dan numerasi siswa di sekolah masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain