Bireuen – detikperistiwa.co.id
Musibah Banjir pada 26 Desember 2025 yang lalu mengakibatkan saluran irigasi di Dusun Barat desa Geulanggang Teungoh dipenuhi sampah dan rusak sehingga tersumbat karna tumpukan sampah
Saluran Irigasi tersebut terhubung dengan saluran irigasi Kecamatan juli dan Kecamatan Kuala
Sampah tersebut diduga berasal dati Kecamatan Juli dan pasar ikan Cureh Geulanggang Gampong Kota Juang Bireuen
Desa Geulanggang Teungoh Kecamatan Kota Juang juga mengalami banjir dan petani terdampak banjir, sehingga rusaknya saluran irigasi serta menumpuknya sampah yang terbawa oleh banjir tersebut.
Petani Geulanggang Teungoh sangat mengharapkan bantuan dan perhatian dari Bupati .Bireuem melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemukiman dan Pengairan serta Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen
Menurut keterangan Keuchik Geulanggang Teungoh ibrahim S.Ag dan Ketua kelompok Tani yang mana petani Geulanggang Teungoh tetap bertani menanam padi walaupun saluran irigasi Pante Peusangan rusak akibat banjir mereka menggunakan selang mengairi air kesawah dari rumah penduduk
Seandainya sampah dan saluran tersebut teratasi kemungkinan bila hujan turun air dapat mengairi sawah, juga apabila irigasi telah diperbaiki tidak terhalang lahi oleh kerusakan tersebut mereka kami sebagai petani dan buruh tani sangat mengharapkan bantuan Pemerintah Kabupaten Bireuen agar segera melakukan perbaikan ;ujar ketua Kelompok Tani
Keterangan Wahyudi yang mrmantau lokasi tersebut jika seandainya salutan tetsebut diperbaiki air hujan dapat teraliri kesawah sambil menunggu perbaikan Irigasi Pante Peusangan yang rusak karna banjir pada 26 Desember 2026
Bertani dam buruh tani merupakan sumber kehidupan warga Geulanggang Teungoh, apalagi pada saat sekarang kita dilanda musibah dan sulitnya mencari mata pencaharian.
War.N












