Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Peran tenaga perawat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan kembali mendapat perhatian dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Lombok Timur tahun 2026 yang berlangsung di Selong, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini juga dirangkai dengan peringatan HUT ke-52 PPNI serta momentum Halal Bihalal.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam arahannya menekankan bahwa profesi perawat memiliki nilai strategis sekaligus kemanusiaan yang tinggi. Ia menilai perjalanan panjang organisasi perawat hingga usia lebih dari setengah abad menunjukkan tingkat kematangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya bertumpu pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pendekatan yang penuh empati. Ia mengingatkan bahwa sikap ramah, termasuk senyum tulus dari perawat, dapat memberikan dampak besar terhadap kenyamanan dan proses pemulihan pasien.
Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan dengan memperkuat fasilitas rumah sakit dan tenaga medis. Upaya ini dilakukan agar masyarakat Lombok Timur dapat memperoleh layanan yang memadai di daerah sendiri tanpa harus dirujuk ke luar wilayah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur sekaligus Ketua DPD PPNI setempat, Lalu Aries Fahrozi, mengungkapkan bahwa jumlah anggota PPNI di daerah tersebut telah mencapai lebih dari 3.000 orang. Ia menyebut hal ini menjadi kekuatan besar dalam mendukung sistem kesehatan daerah.
Ia menambahkan, Rakerda kali ini memprioritaskan tiga aspek utama, yaitu peningkatan kompetensi perawat, kesejahteraan anggota, serta peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Meski masih terdapat sejumlah masukan dari masyarakat terkait pelayanan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan.
Di sisi lain, Ketua DPW PPNI Provinsi NTB, H. Muhir, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap organisasi profesi perawat. Ia menyebut program PPNI telah terintegrasi dengan kebijakan pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah.
Melalui forum ini, ia berharap para perawat dapat terus meningkatkan kapasitas dan dedikasi, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal dan berdampak luas bagi masyarakat.(red)












