Berita  

Seluruh Data Korban Banjir Telah Diserahkan ke Pusat, Pemkab Aceh Utara Pastikan Bantuan Segera Cair

Aceh Utara – detikperistiwa.co.id

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memastikan seluruh data usulan bantuan bagi korban banjir telah diserahkan kepada pemerintah pusat. Saat ini, proses penyaluran bantuan tinggal menunggu pencairan anggaran setelah seluruh tahapan verifikasi selesai dilakukan.

Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, Senin (29/6/2026), mengatakan data korban banjir telah diantarkan langsung oleh Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, SE., MM., kepada Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera serta sejumlah kementerian terkait di Jakarta.

“Seluruh data korban banjir dari BPBD telah disampaikan langsung ke pemerintah pusat. Data by name by address (BNBA) tersebut ditetapkan melalui empat Surat Keputusan Bupati dan diusulkan secara bertahap,” kata Muntasir.

Total usulan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana mencapai 98.530 kepala keluarga (KK), yang terdiri atas tahap pertama sebanyak 667 KK, tahap kedua 4.043 KK, tahap ketiga 58.528 KK, dan tahap keempat 35.292 KK.

Menurut Muntasir, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus mengawal proses tersebut agar bantuan dapat segera direalisasikan mengingat masyarakat masih menghadapi dampak ekonomi akibat banjir.

“Sawah dan tambak warga belum dapat kembali difungsikan. Nelayan juga masih banyak yang belum bisa melaut karena peralatan mereka hanyut, sementara pelaku UMKM masih berupaya memulihkan usahanya yang rusak akibat banjir tahun lalu,” ujarnya.

Data sebanyak 98.530 KK itu akan menjadi basis data terpadu untuk penyaluran berbagai skema bantuan, meliputi jaminan hidup, stimulan ekonomi, bantuan isian hunian, dana tunggu hunian, hingga bantuan perbaikan rumah rusak kategori berat, sedang, dan ringan.

Muntasir menambahkan, khusus usulan tahap ketiga sebanyak 58.528 KK, sebanyak 52.360 KK telah berstatus clear data setelah melalui proses verifikasi.

“Kementerian Sosial telah berkomitmen untuk segera menyalurkan bantuan begitu anggaran dari Kementerian Keuangan tersedia. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan terus mengawal proses ini hingga seluruh bantuan diterima masyarakat,” tutup Muntasir. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain