Berita  

Negri Lama Seberang Geger Penemuan Mayat Bayi Dalam Parit

Labuhanbatu – detikperistiwa.co.id

Desa Negeri Lama Seberang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, mendadak geger setelah penemuan sesosok mayat bayi di dalam parit kawasan perkebunan kelapa sawit, Senin (29/6/2026).

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Saliono, yang sedang melintas di sekitar lokasi,. Ia curiga setelah melihat sesuatu menyerupai tubuh bayi di dalam parit. Setelah memastikan temuannya, Saliono segera melaporkan kejadian itu kepada kepala dusun dan warga sekitar.

Tak lama berselang, puluhan warga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan langsung di Dusun Sidorejo II, Desa Negeri Lama Seberang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, mendadak berubah geger setelah warga menemukan sesosok mayat bayi di dalam parit kawasan perkebunan kelapa sawit, Senin (29/6/2026)

Kepala Desa Negeri Lama Seberang, Suparno, membenarkan adanya penemuan jenazah bayi tersebut. Begitu menerima laporan dari kepala dusun, ia langsung menuju lokasi dan menghubungi Polsek Bilah Hilir.

“Benar, begitu mendapat informasi saya langsung ke TKP dan segera menghubungi Kapolsek Bilah Hilir,” ujar Suparno.

Menurutnya, kondisi jenazah bayi saat ditemukan sudah mulai membusuk dan mengeluarkan aroma menyengat. Dari kondisi fisiknya, diduga bayi tersebut baru dilahirkan sebelum akhirnya dibuang.

Kapolsek Bilah Hilir, AKP Armen Faisal, SH, mengatakan pihaknya bersama tenaga medis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari pemerintah desa.

“Jenazah telah dievakuasi ke Puskesmas Negeri Lama untuk pemeriksaan awal oleh tim Inafis Polres Labuhanbatu. Dari kondisi yang terlihat, diduga bayi tersebut telah berada di lokasi selama beberapa hari. Kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik,” jelasnya.

Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pembuangan bayi tersebut. Aparat juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan unsur TNI guna mengumpulkan informasi yang dapat mengarah kepada pelaku.

Peristiwa ini menyita perhatian masyarakat setempat. Warga berharap pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

(Hasyim mth).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain