BENER MERIAH – detikperistiwa.co.id
Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah menggelar Gebyar Budaya dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67, Sabtu (5/9/2026), dengan menampilkan beragam kreativitas seni dan budaya dari siswa SMA, SMK dan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) di Kabupaten Bener Meriah.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang seni, budaya dan sastra. Selain pertunjukan seni, kegiatan juga diramaikan dengan bazar Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang menghadirkan berbagai produk dari sejumlah sekolah, baik jenjang SMA maupun SMK.
Beragam penampilan disuguhkan para siswa dalam kegiatan tersebut. Salah satunya berupa vokalisasi puisi dari siswa SMAN Unggul Binaan, yang menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan seni dan sastra dalam Gebyar Budaya tersebut.
Penampilan lainnya datang dari SMAN 1 Bandar melalui pertunjukan angklung. Alunan musik angklung yang dimainkan para siswa menjadi salah satu bentuk kreativitas dalam memperkenalkan dan melestarikan seni budaya melalui lingkungan pendidikan.
Sementara itu, SMAN 1 Bukit turut memeriahkan kegiatan dengan menampilkan tarian Tor Tor. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam Gebyar Budaya sekaligus memberikan ruang kepada siswa untuk mengenal, mempelajari dan menampilkan kekayaan seni budaya di hadapan masyarakat dan peserta kegiatan lainnya.
Selain itu, penampilan seni juga datang dari sekolah-sekolah lainnya, termasuk SLB, melalui vokal solo serta berbagai kreativitas siswa. Keikutsertaan sekolah dari jenjang SMA, SMK hingga PKLK menunjukkan bahwa kegiatan Gebyar Budaya memberikan kesempatan yang luas bagi seluruh peserta didik untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.
Kepala SMA Negeri 1 Bandar, Razali, S.Pd, mengatakan kegiatan Gebyar Budaya merupakan momentum positif bagi siswa untuk menyalurkan bakat sekaligus meningkatkan keberanian mereka tampil di depan publik. Menurutnya, kegiatan seperti ini juga penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya.
Ia menilai pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga mencakup pengembangan karakter, kreativitas dan potensi peserta didik. Karena itu, keterlibatan siswa dalam kegiatan seni dan budaya dinilai dapat menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang berprestasi dan memiliki kepedulian terhadap budaya.
Gebyar Budaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hardikda Aceh ke-67 di Kabupaten Bener Meriah. Melalui kegiatan ini, para pelajar diberikan ruang untuk berkreasi, sementara masyarakat dapat menyaksikan langsung berbagai potensi seni dan budaya yang dimiliki siswa dari sejumlah satuan pendidikan.
Selain pertunjukan seni, keberadaan bazar BLUD dari SMA dan SMK turut memberikan warna tersendiri. Bazar tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil kegiatan dan produk sekolah sekaligus mendorong kreativitas serta kemandirian peserta didik dalam mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing sekolah.(#)












