Masyarakat Jadi Tumbal, Sopir Disuruh Angkut Karung Timah Indikasi Akan Diselundup

Masyarakat Jadi Tumbal, Sopir Disuruh Angkut 9 Timah Indikasi Akan Diselundup

 

Lagi-lagi rakyat kecil yang jadi tumbal. Sopir dan kenet yang cuma cari makan disuruh angkut timah selundup oleh bos besar di atas, dengan alasan pindah gudan.

 

Mereka nggak tahu menahu soal izin tambang, soal IUP, soal kuota ekspor. Yang mereka tahu cuma: kalau nggak angkut, nggak dapat upah. Kalau nggak nurut, mobilnya nggak jalan, anak istri di rumah nggak makan.

 

Tapi giliran ketangkep di jalan, siapa yang diborgol? Sopirnya. Siapa yang masuk berita? Sopirnya. Siapa yang fotonya dipajang sebagai “pelaku penyelundupan timah”? Lagi-lagi sopirnya.

 

Bos besarnya aman. Yang punya gudang aman. Yang punya modal, yang atur jalur, yang kasih perintah, semua cuci tangan.

 

Inilah pola lama. Yang kaya makin kebal hukum, yang miskin makin gampang dikriminalisasi. Timah bermilayar-milyar nilainya keluar, rakyat Bangka Belitung cuma dapat lubang bekas tambang.

 

2 orang diindikasikan tersangka, anehnya sopir dan kenet,.salah satu yang diindikasikasikan tersangka inisial (HL), mengatakan bahwa ia tidak tau menau masalah timah yang akan diseludupkan, saya hanya disuruh nyopir untuk pindah gudang, ” terang (HL).

 

Kalau memang mau berantas penyelundupan timah, jangan tangkap ekornya saja. Tangkap kepalanya. Periksa siapa pemilik timah itu, siapa yang menyuruh sopir itu berangkat, dari lubang mana timah itu diambil.

 

Jangan jadikan sopir sebagai kambing hitam untuk menutupi bisnis gelap yang sudah lama dipelihara.(Ptytsl).

 

Detik peristiwa.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain