Majalengka – detikperistiwa.co.id
Anggota DPR RI Dapil Jabar IX dari Fraksi PKS, Ateng Sutisna, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Majalengka, Minggu (10/05/26). Bertempat di Komplek Kebon Dalem, Desa Lengkonag Wetan, Kecamatan Sindangwangi, Ateng bertemu sekaligus memfasilitasi pelatihan penyembelihan hewan halal dan toyiban bagi DPD Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Majalengka.
“Hari ini saya memfasilitasi pelatihan penyembelihan hewan secara halal dan toyiban untuk anggota DPD Juleha Kabupaten Majalengka,” ujar Ateng saat ditemui di lokasi.
Ateng menjelaskan, meski idealnya penyembelihan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH), praktik di masyarakat masih banyak yang melakukannya di luar RPH. Karena itu, juru sembelih perlu memiliki kompetensi lebih dari sekadar berani memotong dan membaca doa.
“Yang baik itu bagaimana menyembelih hewan dalam posisi hewannya tidak stres. Secara hewani harus diperlakukan dengan baik. Jangan sampai disembelih saat hewan sudah lari lari atau dalam kondisi ngos ngosan. Itu tanda hewannya stres,” paparnya.
Ia mencontohkan kasus yang sering muncul di media, saat sapi yang akan disembelih justru lepas dan lari terlebih dahulu. Menurutnya, kondisi tersebut harus dihindari. “Sebaiknya hewan itu disembelih dalam keadaan rileks. Dan ini ada pelatihannya yang kita lakukan,” imbuh Ateng.
Ateng menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Juleha di Majalengka. Menurut dia, juru sembelih tidak cukup hanya bisa memotong dan membaca doa, tetapi juga wajib memahami teknik penyembelihan yang baik dan sesuai syariat serta prinsip kesejahteraan hewan.
“Dulu yang menyembelih hewan itu siapa saja, yang penting berani dan bisa baca doa. Sekarang ada teknik teknik cara menyembelih yang baik,” tegasnya.
Pelatihan ini dikolaborasikan dengan dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi dan praktik yang diberikan.
(Aboen)












