HDCI Makassar Tegaskan Pelaku Kecelakaan Maut di Toraja Utara Bukan Anggota

Makassar, detikperistiwa.co.id  – Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Makassar buka suara soal kecelakaan lalu lintas di Toraja Utara yang menewaskan seorang anak berusia 10 tahun. HDCI menegaskan pelaku penabrakan bukan bagian dari komunitas mereka.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris HDCI Makassar H. Andi Asruddin, mewakili keterangan Ketua HDCI Makassar, dalam siaran pers resmi, Selasa (05/05/2026).

“Kami telah melakukan kroscek mendalam dan memastikan bahwa pelaku sama sekali bukan member kami, baik dari HDCI Makassar maupun rombongan resmi dari pihak kami,” kata Andi Asruddin.

Ia menyebut, hasil pengecekan internal juga diperkuat dengan konfirmasi dari pengurus pusat. Nama pelaku, kata dia, tidak tercatat dalam database keanggotaan HDCI secara nasional.

“Ketua Umum HDCI Pusat juga sudah memastikan yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai anggota. Jadi ini murni insiden perorangan, tidak ada kaitan dengan organisasi,” tegasnya.

HDCI Makassar meminta publik tidak berspekulasi dan mengaitkan peristiwa tersebut dengan komunitas motor gede. Menurutnya, informasi yang tidak akurat berpotensi menyesatkan dan merugikan banyak pihak.

“Kami perlu meluruskan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan berimbang,” ujarnya.

Meski demikian, HDCI menegaskan tidak akan mentolerir pelanggaran hukum, termasuk jika melibatkan anggotanya.

“Seandainya pelaku adalah bagian dari keluarga besar HDCI, kami pastikan organisasi akan bersikap tegas. Pelaku wajib bertanggung jawab penuh sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.

Di sisi lain, HDCI Makassar juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban anak dalam kecelakaan tersebut.

“Kami dari keluarga besar HDCI Makassar turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda korban. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Andi.

Ia juga mendoakan keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan,” tambahnya.

HDCI Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mengampanyekan keselamatan berkendara (safety riding), khususnya bagi pengguna motor berkapasitas besar.

“Kami terus mengedepankan edukasi keselamatan dan etika berkendara. Ini menjadi komitmen kami,” ujarnya.

HDCI juga menyatakan mendukung penuh aparat kepolisian dalam mengusut tuntas kasus kecelakaan tersebut.

“Kami mendukung proses hukum yang berjalan dan berharap kasus ini ditangani secara transparan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *