SDIT Al Biruni Mandri School Jadi Tuan Rumah FABI ke-15, Diikuti 413 Peserta dari Berbagai Sekolah

Makassar, detikperistiwa.co.id –  Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) ke-15 tahun 2026 resmi digelar di SDIT Al Biruni Mandiri School Makassar, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan potensi siswa di bidang akademik dan nonakademik dengan melibatkan ratusan peserta tingkat SD, SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kota Makassar.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Seksi Cabang Pendidikan Wilayah I Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Amran, S.Pd., M.M., perwakilan Dinas Pendidikan Kota Makassar Ida Marina, Camat Rappocini Yudhistira Ekaputra Nugraha, serta Lurah Karunrung Mahardin.

Kepala Dinas Pendidikan melalui Kepala Seksi Cabang Pendidikan Wilayah I Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Amran, S.Pd., M.M., dalam sambutannya, membuka secara resmi Festival Anak Berprestasi Indonesia ke-15 dan mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang mencapai lebih dari 400 siswa.

“Ini merupakan antusiasme yang sangat luar biasa. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengembangkan potensi, bakat, dan minat anak-anak kita sejak dini,” ujar Amran.

Menurutnya, ajang perlombaan tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian juara, tetapi juga menjadi sarana bagi peserta didik mengenali kemampuan dan bidang yang paling mereka minati.

“Kita tidak ingin anak-anak hanya mengejar juara. Yang paling penting bagaimana mereka mampu mengenali potensinya, apakah di bidang sains, matematika, seni, olahraga, atau bidang lainnya,” katanya.

Amran menilai SDIT Al Biruni Mandiri School menjadi salah satu sekolah yang aktif memfasilitasi peserta didik dalam berbagai kegiatan pengembangan diri. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Sulawesi Selatan.

“Sekolah harus kreatif dan mandiri dalam memberikan ruang kepada siswa untuk berkembang, baik melalui kegiatan akademik maupun nonakademik,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung bakat anak di luar lingkungan sekolah. Menurutnya, waktu anak di sekolah sangat terbatas sehingga dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam pengembangan prestasi.

“Orang tua harus mampu melihat dan memahami minat anaknya. Jangan memaksakan anak pada bidang yang tidak mereka sukai. Tugas kita adalah memfasilitasi dan memberi ruang agar mereka berkembang sesuai potensinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Amran menyebut berbagai kompetisi pendidikan seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) menjadi wadah strategis untuk membangun mental kompetitif siswa sejak dini.

“Kalau hari ini belum menjadi juara, itu bukan akhir. Justru menjadi motivasi agar lebih semangat mengikuti lomba berikutnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SDIT Al Biruni Mandiri School sekaligus Ketua Panitia FABI ke-15, Andi Irfan Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut diikuti sekitar 413 peserta tingkat SD, SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Makassar dengan cabang lomba matematika, sains, dan bahasa Inggris.

“Kami awalnya tidak menyangka jumlah peserta bisa mencapai lebih dari 400 orang. Ini menunjukkan dukungan orang tua terhadap pengembangan kompetensi anak sangat besar,” kata Andi Irfan.

Ia menjelaskan Festival Anak Berprestasi Indonesia merupakan ajang tingkat nasional yang pelaksanaannya di Makassar dipercayakan kepada SDIT Al Biruni Mandiri School.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk siswa Al Biruni, tetapi terbuka bagi seluruh sekolah di Makassar. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan semangat kompetisi dan kreativitas anak-anak,” ujarnya.

Menurut Andi Irfan, dukungan pemerintah daerah melalui kehadiran unsur Dinas Pendidikan, kecamatan, hingga kelurahan menjadi bentuk nyata perhatian terhadap dunia pendidikan dan pengembangan prestasi siswa.

“Support pemerintah sangat memberikan dampak positif bagi sekolah-sekolah untuk terus menghadirkan kegiatan yang membangun semangat kompetensi anak,” tuturnya.

Selain itu, Andi Irfan menyebut tingginya jumlah peserta tidak lepas dari dukungan besar orang tua dalam mendorong anak mengikuti ajang pengembangan prestasi.

“Antusiasme orang tua sangat luar biasa. Mereka memberi dukungan penuh agar anak-anak berani tampil dan mengembangkan potensinya,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan FABI ke depan dapat diperluas hingga menjangkau peserta dari seluruh Sulawesi Selatan agar semakin banyak siswa memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Semoga ke depan pelaksanaannya bisa lebih besar dan lebih matang sehingga anak-anak yang memiliki minat mengikuti lomba bisa lebih terwadahi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain