Taput – detikperistiwa.co.id
Merespons kabut asap tebal yang kian menyelimuti wilayah Kecamatan Pahae Julu akibat pembakaran hutan oleh pihak tidak bertanggung jawab, Puskesmas Pahae Julu bergerak cepat. Bekerja sama dengan unsur Pimpinan Kecamatan (Puspika), mereka menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat dan anak-anak sekolah yang terdampak, pada (Jumat 16/10/2026).
Aksi turun ke jalan ini dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas (Kapus) Pahae Julu, dr. Henry Sitompul, bersama dengan jajaran Puspika setempat. Pembagian masker sengaja dipusatkan di area strategis karena bertepatan dengan Hari Onan (Hari Pajak/Pekan) di Kecamatan Pahae Julu. Momentum ini dimanfaatkan petugas agar seluruh lapisan masyarakat—baik pedagang maupun warga yang melintas—bisa langsung mendapatkan masker gratis demi menjaga kesehatan pernapasan mereka.
Langkah responsif dari pihak kesehatan dan kecamatan ini mendapat apresiasi mendalam dari warga setempat. Salah seorang warga berinisial P.S yang ditemui di lokasi menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian Puskesmas Pahae Julu dan Puspika.
“Ngeri kami rasakan sekarang ini, Pak, akibat dampak kabut ini. Jadi tidak bisa kami beraktivitas. Harapan kami sama Tuhan, semoga cepat datang hujan dan selesai kabut ini dari muka bumi ini. Terlebih anak-anak sekarang sudah banyak yang batuk dan pilek,” ungkap P.S dalam bahasa daerah saat mengekspresikan kekhawatirannya terhadap kondisi kesehatan anak-anak di tengah kepungan asap.
Melalui pembagian masker ini, dr. Henry Sitompul mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, serta selalu mengenakan masker guna mengantisipasi melonjaknya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak.
Laporan: Kaperwil Sumut
(Anton Sitompul)













