Detikperistiwa.co.id – LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali melakukan pengisian jabatan strategis di sektor pendidikan. Sebanyak 115 ASN resmi dilantik menjadi kepala sekolah untuk jenjang TK, SD, dan SMP dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat (30/10/2026).
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang memimpin langsung pelantikan tersebut, meminta para pejabat yang baru dilantik menjadikan kepercayaan yang diberikan sebagai tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menilai, posisi kepala sekolah memiliki peran penting karena keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, sekolah harus mampu menghasilkan peserta didik yang memiliki kecerdasan sekaligus kepribadian yang baik. Penanaman nilai agama, tata krama, kedisiplinan, dan rasa hormat kepada orang tua maupun guru perlu menjadi bagian penting dalam kegiatan pendidikan.
Ia menegaskan, pembinaan moral tidak boleh menunggu anak memasuki usia remaja. Justru sejak jenjang pendidikan paling awal, peserta didik perlu dibiasakan mengenal nilai-nilai kebaikan agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia.
Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga profesionalitas dan tanggung jawab dalam dunia pendidikan. Para kepala sekolah diminta memastikan lingkungan belajar tetap memberikan perlindungan kepada anak-anak serta menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugas.
Haerul Warisin juga mengajak seluruh insan pendidikan mempertahankan identitas religius Lombok Timur. Menurutnya, kehidupan masyarakat yang lekat dengan aktivitas keagamaan harus sejalan dengan pendidikan di sekolah, sehingga generasi yang dibentuk tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan moral yang kuat.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya menjaga proses pengangkatan pejabat tetap bersih dari praktik transaksional. Ia memastikan 115 jabatan kepala sekolah tersebut diisi berdasarkan pertimbangan kompetensi dan kinerja, tanpa adanya pungutan biaya kepada ASN yang bersangkutan.
Komitmen transparansi tersebut, lanjutnya, menjadi prinsip yang harus diterapkan dalam seluruh proses penempatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Bupati berharap seluruh kepala sekolah dapat segera menjalankan amanah sesuai tanggung jawab masing-masing. Ia juga menyampaikan doa agar para pejabat yang baru dilantik senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran dalam mengabdi di dunia pendidikan.
Pelantikan tersebut dihadiri Kepala BKPSDM, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Inspektorat, para Kepala UPTD Pendidikan, serta Dewan Pendidikan Kabupaten Lombok Timur.(red)







