Tokoh Masyarakat Agus Kusnandar Jadi Motor Utama, Siap Satukan Ribuan Suara Lanjutkan Kepemimpinan Calon Petahana Ma’nun Nomor Urut 5

Tokoh Masyarakat Agus Kusnandar Jadi Motor Utama, Siap Satukan Ribuan Suara Lanjutkan Kepemimpinan Calon Petahana Ma’nun Nomor Urut 5

PEMALANG – Peta dukungan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Pemalang 2026 di Desa Danasari kian solid dan mengerucut. Tokoh masyarakat setempat, Agus Kusnandar, secara resmi menyatakan sikap berada di garda terdepan sebagai pendukung utama untuk menghantarkan kembali calon kepala desa petahana, Ma’nun, menuju periode kedua.

Kehadiran Agus Kusnandar sebagai motor penggerak utama dinilai menjadi energi besar bagi tim pemenangan Ma’nun. Sebagai figur yang memiliki pengaruh kuat di akar rumput, Agus Kusnandar menegaskan bahwa keputusannya mendukung kembali Ma’nun didasarkan pada rapor emas kepemimpinan periode pertama yang dinilai warga sangat memuaskan, transparan, dan berdampak nyata bagi pembangunan desa.

“Bapak Ma’nun telah membuktikan kinerjanya yang bersih dan merakyat selama periode pertama. Kami, bersama ribuan warga Danasari dari berbagai dusun, siap memberikan sumbangsih hak suara demi mengawal keberlanjutan pembangunan ini agar kemajuan desa tidak terhenti,” ujar Agus Kusnandar saat memberikan penguatan kepada para relawan.

Gerakan dukungan masif yang dipelopori oleh Agus Kusnandar ini sekaligus menyelaraskan pergerakan mereka dengan filosofi luhur nomor urut 5 yang disandang Ma’nun. Angka 5 direfleksikan secara mendalam melalui falsafah Jawa Sedulur Papat Limo Pancer, yang memosisikan Ma’nun sebagai pancer—yakni figur pemimpin yang mampu menjadi pengayom, menyatukan keragaman aspirasi warga, serta menjaga keharmonisan desa yang telah terbangun baik.

Selain itu, angka 5 juga dijunjung sebagai simbol religiusitas masyarakat Danasari yang berpegang pada rukun Islam dan kewajiban salat lima waktu, serta komitmen kebangsaan untuk menegakkan keadilan sosial sesuai Sila Kelima Pancasila.

Mengusung jargon “Bersama Berbagi Peduli”, kolaborasi antara Ma’nun dan ketokohan Agus Kusnandar diwujudkan nyata lewat program serap aspirasi “Buka Pintu untuk Warga”. Melalui ruang dialog non-formal ini, ribuan warga yang siap menyumbangkan suara diundang secara terbuka untuk urun rembuk, mengevaluasi capaian desa, dan menyusun prioritas kebijakan pembangunan demi membawa Desa Danasari menuju tatanan yang semakin adil dan sejahtera.

Sesuai dengan ketetapan Panitia Pemilihan Kabupaten Pemalang, seluruh tahapan Pilkades Serentak di 173 desa akan terus berjalan secara demokratis hingga puncaknya pada hari pemungutan suara resmi yang dijadwalkan pada 9 November 2026 mendatang.

Oleh : Mujihartono

Editorial : Kaperwil Jateng

Sumber Rilis : CW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain