Berita  

Buka Program Kampung Bangkit, Ketua TP-PKK Kabupaten Ajak Warga Sidoarjo Perkuat Kerukunan

Sidoarjo – detikperistiwa.co.id

Program Kampung Bangkit yang digagas JTV hadir di Desa Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin, Minggu (5/7). Ribuan warga memadati lapangan desa untuk mengikuti berbagai kegiatan yang dikemas dalam suasana penuh kebersamaan, mulai dari senam bersama, jalan sehat, hiburan rakyat, promosi produk UMKM hingga beragam perlombaan.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo, Hj. Sriatun Subandi. Dalam kesempatan itu, istri Bupati Sidoarjo H. Subandi tersebut turut berbaur dengan masyarakat mengikuti senam bersama dan melepas peserta jalan sehat.

Hj. Sriatun menyambut positif penyelenggaraan Program Kampung Bangkit karena dinilai mampu mempererat hubungan sosial antarwarga melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan silaturahmi, senam bersama, berjumpa bersama, insyaallah menambah kerukunan dan menambah panjang umur kita,” ujarnya.

Selain memperkuat kebersamaan, menurutnya Program Kampung Bangkit juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam kegiatan tersebut menjadi sarana promosi sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan warga.

“Di sini juga ada para UMKM. Yang membawa rezeki bisa berbagi dengan membeli produk-produk UMKM,” katanya.

Hj. Sriatun berharap kolaborasi antara JTV dengan pemerintah desa di Kabupaten Sidoarjo dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa. Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya mampu membangkitkan semangat gotong royong dan keguyuban masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa.

“Mudah-mudahan kolaborasi JTV dengan pemerintah desa akan membangkitkan kampung-kampung yang ada di Sidoarjo. JTV diharapkan dapat berkolaborasi dengan desa-desa lainnya,” pungkasnya.

(Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain