Detikperistiwa.co.id – LOMBOK TIMUR — Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 1448 Hijriah di Masjid Al Muttaqin, Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, Kamis (3/9/2026), dimanfaatkan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin untuk menyampaikan sejumlah kebijakan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Mengusung tema “Menghidupkan Teladan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di Zaman yang Penuh dengan Ujian”, kegiatan tersebut berlangsung bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran pemerintah dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Haerul tidak hanya berbicara mengenai nilai-nilai keteladanan Rasulullah, tetapi juga mengajak masyarakat memahami perjalanan sejarah Lombok Timur. Menurutnya, pengetahuan mengenai sejarah daerah perlu terus diwariskan sehingga generasi muda memiliki pemahaman tentang asal-usul wilayah yang mereka tempati.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah daerah berencana menghidupkan peringatan Hari Jadi Lombok Timur mulai 2026. Agenda itu diharapkan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat identitas dan rasa memiliki masyarakat terhadap daerahnya.
Persoalan infrastruktur kemudian menjadi salah satu perhatian utama yang disampaikan Bupati. Ia mengakui masih ada ruas jalan di Kecamatan Sikur yang membutuhkan perbaikan. Pemkab Lombok Timur menyiapkan penanganan pada 2027, termasuk ruas jalan yang berada di wilayah Tetebatu.
Haerul menyebut pembangunan jalan bukan sekadar soal memperlancar perjalanan warga. Infrastruktur yang memadai juga dibutuhkan untuk mendukung aktivitas ekonomi, khususnya sektor pertanian, karena hasil produksi petani harus dapat dibawa dari kawasan sentra produksi menuju pasar dengan mudah.
Selain infrastruktur, pemerintah daerah menaruh perhatian terhadap persoalan harga komoditas pertanian. Haerul meminta agar meningkatnya hasil produksi saat musim panen tidak berujung pada kerugian bagi petani akibat permainan harga.
Ia menekankan perlunya pengawasan terhadap perdagangan komoditas agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan secara tidak wajar ketika petani berada pada posisi membutuhkan pasar.
“Jangan sampai ketika panen raya, hasil produksi banyak tetapi tidak ada harganya. Jangan sampai ada tengkulak atau pengusaha nakal yang memanfaatkan informasi untuk kemudian merusak harga,” ujarnya.
Dalam upaya menjaga harga komoditas, unsur TNI dan Polri turut dilibatkan. Kepolisian disebut berperan dalam menjaga stabilitas harga jagung, sedangkan TNI mendukung pengawasan terhadap harga gabah.
Di bidang perlindungan sosial, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap akses jaminan kesehatan. Haerul menyampaikan komitmen Pemkab untuk membantu pembiayaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang masuk kategori membutuhkan.
Sementara itu, guru ngaji dan marbut mendapatkan perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang menjalankan peran pelayanan keagamaan di lingkungannya.
Haerul juga menekankan pentingnya perubahan pola pelayanan aparatur pemerintah. Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan memahami bahwa tugas utama aparatur adalah melayani masyarakat sehingga kebutuhan warga harus menjadi prioritas dalam setiap pelayanan.
Sejumlah rencana pembangunan fasilitas umum turut disampaikan. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyiapkan pemasangan lampu di sekitar 8.000 titik. Selain itu, terdapat rencana pembangunan gedung MICE atau gedung serbaguna dengan nilai anggaran yang diperkirakan mencapai Rp30 miliar.
Pada sektor lingkungan, Lombok Timur juga mendapatkan dukungan melalui Local Service Delivery Program (LSDP) yang didukung Bank Dunia. Program ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bupati menegaskan seluruh program tersebut membutuhkan keterlibatan masyarakat. Menurutnya, pemerintah memiliki keterbatasan sehingga pembangunan tidak akan berjalan maksimal tanpa partisipasi warga.
Ia berharap kolaborasi pemerintah dan masyarakat dapat memastikan setiap program yang dirancang benar-benar menjawab persoalan di lapangan dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan warga Lombok Timur.(red)












