Berita  

DKP3 Majalengka Kerahkan Puluhan Petugas Awasi Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha 2026

Majalengka – detikperistiwa.co.id

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka bergerak cepat memastikan kelayakan dan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M. Puluhan petugas disebar ke 26 kecamatan untuk melakukan pengawasan ketat.

Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sualeman, mengatakan langkah ini diambil agar masyarakat merasa aman dan tenang saat melaksanakan ibadah kurban.

“Kami memastikan setiap wilayah kecamatan dijaga 2 hingga 3 petugas. Mereka memeriksa keamanan serta kesehatan daging kurban, mulai dari sebelum disembelih _ante-mortem_ hingga setelah disembelih _post-mortem_,” ujar Gatot Sualeman didampingi Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Siti Norini Patimah, Jumat (22/5/2026).

Selain ke kecamatan, DKP3 juga mengintensifkan pemeriksaan di pasar hewan strategis. Titik pantau utama meliputi Pasar Hewan Bojong Cideres, Pasar Hewan Maja, Pasar Hewan Talaga, dan lapak pedagang hewan kurban skala besar. Pemeriksaan tidak berhenti saat hari H, petugas akan bersiaga hingga H+3 setelah Iduladha.

“Ini komitmen kami menjaga kualitas pangan asal hewan tetap Sehat, Aman, Utuh, dan Halal atau ASUH,” tegasnya.

Langkah ini disambut baik pedagang dan pembeli. H. Jaka (52), pedagang sapi di Pasar Hewan Bojong Cideres, mengaku terbantu dengan pemeriksaan rutin.

“Kalau hewan dinyatakan sehat dan diberi tag oleh petugas, pembeli tidak ragu lagi. Jualan jadi lebih tenang dan berkah,” katanya.

Hal senada disampaikan Kurniawan (41), warga Majalengka Kota. Ia merasa lebih terlindungi saat memilih hewan kurban untuk keluarga dan masjid.

“Awalnya khawatir dengan isu penyakit hewan, tapi setelah lihat petugas keliling memantau langsung, rasa khawatir itu hilang,” ujarnya.

DKP3 Majalengka optimistis sinergi pemerintah, pedagang, dan masyarakat membuat pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar, sehat, dan kondusif.
(Aboen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain