Redelong – detikperistiwa.co.id
Dosen STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam (STIKes PNAD), Satria Budi, SKM., MKM., CPHP, menjelaskan pentingnya belajar dan aktif berorganisasi kepada calon mahasiswa baru sebagai salah satu bekal menghadapi dunia kerja, pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STIKes PNAD.
Dalam penyampaiannya, Satria Budi menegaskan bahwa organisasi mahasiswa bukan sekadar tempat berkumpul atau menjalankan kegiatan kampus, melainkan wadah untuk membentuk karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama.
Menurutnya, dunia kerja tidak hanya membutuhkan lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga individu yang memiliki kemampuan beradaptasi, bekerja dalam tim, menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Mahasiswa jangan hanya berorientasi pada nilai akademik. Manfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan diri melalui organisasi. Di dalam organisasi, kalian akan belajar bagaimana memimpin dan dipimpin, menghargai perbedaan pendapat, mengatur waktu, mengelola konflik, dan bertanggung jawab atas amanah yang diberikan,” ujar Satria Budi di hadapan peserta PKKMB.
Ia menambahkan, pengalaman berorganisasi akan menjadi nilai tambah yang sangat diperhitungkan oleh pemberi kerja, khususnya di bidang kesehatan. Seorang tenaga kesehatan tidak hanya dituntut cerdas secara teori, tetapi juga harus mampu bekerja dalam tim, berkomunikasi dengan pasien dan keluarga pasien, serta mampu mengambil keputusan cepat dan tepat di tengah tekanan.
“Saat kalian melamar kerja nanti, IPK memang penting. Tapi pengalaman organisasi lah yang akan membedakan kalian dengan pelamar lain. Di situlah terlihat mental, attitude, dan kesiapan kalian untuk terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya,” jelasnya.
Satria Budi juga berpesan kepada calon mahasiswa baru agar tidak takut untuk mencoba hal baru, berani tampil, dan aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan kampus, baik di tingkat prodi, BEM, UKM, maupun organisasi eksternal.
“Jadikan organisasi sebagai tempat belajar kedua setelah ruang kuliah. Jangan hanya jadi anggota pasif, tapi jadilah penggerak. Dari sanalah lahir calon pemimpin masa depan yang siap bersaing,” tutupnya.
Kegiatan PKKMB ini diikuti oleh seluruh calon mahasiswa baru STIKes PNAD dan bertujuan untuk memperkenalkan kehidupan kampus, nilai-nilai akademik, etika profesi kesehatan, serta membangun karakter mahasiswa yang unggul, disiplin, dan berjiwa sosial.
Melalui pembekalan ini, diharapkan calon mahasiswa baru STIKes PNAD tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki soft skill, mental yang kuat, dan karakter profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja.
—







