Melalui Program Jum’at Keliling, Kapolsek Selat Serap Aspirasi Warga dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Karangasem | detikperistiwa.co.id 

Guna mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolsek Selat AKP Ida Bagus Astawa, S.H., melaksanakan kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) di Tukad Langon bersama warga Banjar Selat Kaja, Desa Selat, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem. Pada Jum’at (06/11/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WITA tersebut diikuti oleh Kanit Intelkam, personel Polsek Selat serta sekitar 10 orang warga setempat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Selat mengajak salah satu tokoh masyarakat beserta warga guna menyerap berbagai keluh kesah dan aspirasi, sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepadamasyarakat, serta mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dan menghindari praktik judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) yang dapat menimbulkan permasalahan ekonomi dan berpotensi memicu tindak kriminalitas.

 

Pada dialog tersebut, salah seorang warga, Made Budiana, menyampaikan adanya permasalahan selisih paham antara buruh dan sopir terkait ongkos menaikkan material galian C ke truk, serta kondisi jalan rusak menuju lokasi galian C.

 

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolsek Selat mengimbau agar setiap permasalahan diselesaikan melalui musyawarah dan menghindari tindakan kekerasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Sementara terkait kondisi jalan rusak, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.

 

Melalui program Jum’at Keliling ini, diharapkan komunikasi dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat semakin erat, sehingga berbagai permasalahan di lingkungan dapat diketahui dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

 

Kehadiran Polri ditengah-tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi, melayani, dan memberikan solusi bagi masyarakat.

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain